Remaja 17 Tahun di Makassar Aniaya Driver Ojol Pakai Busur gegara Ditegur, Pelaku Menyerahkan Diri

Penulis: Chandra Kusuma  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01:11 WIB
Remaja 17 tahun di Makassar menyerahkan diri setelah aniaya driver ojol dengan busur panah.

MAKASSAR — Seorang remaja di Makassar nekat melukai driver ojek online (ojol) menggunakan busur panah. Pelaku berusia 17 tahun berinisial MR itu menyerahkan diri ke Polsek Manggala pada Selasa (19/5/2026), setelah sebelumnya diburu polisi.

"Benar pelaku pembusuran di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bangkala sudah kami amankan dan yang bersangkutan menyerahkan diri dibawa oleh orang tuanya," ujar Kapolsek Manggala Kompol Samuel To'longan kepada wartawan, Selasa (19/5).

Kronologi: Teguran Berujung Aksi Pembusuran

Peristiwa itu bermula pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 11.00 Wita di kawasan Jembatan Puri Taman Sari, Kecamatan Manggala. Korban, Sandi S (28), menegur MR yang bertindak sebagai pengatur lalu lintas liar atau pak ogah karena menghalangi akses jalan.

Pelaku tidak terima ditegur. Keduanya terlibat cekcok hingga berujung perkelahian. "Saat berkelahi pelaku kalah lalu mengambil busur dan menembak korban," jelas Samuel.

Anak panah itu mengenai pinggang kanan korban. Meski terluka, Sandi masih sempat mengejar pelaku menggunakan sepeda motornya, namun MR berhasil melarikan diri. Korban kemudian dilarikan ke RS Hermina Makassar sebelum dirujuk ke RSUD Daya untuk menjalani operasi.

Polisi Lakukan Pendekatan Kekeluargaan agar Pelaku Menyerah

Setelah kejadian, polisi mendatangi rumah pelaku. Petugas melakukan pendekatan secara persuasif dan kekeluargaan agar MR menyerahkan diri. Upaya itu berhasil setelah pelaku datang bersama orang tuanya ke Mapolsek Manggala.

"Kami melakukan pendekatan secara kekeluargaan dan persuasif untuk menyerahkan diri," kata Samuel.

Motif Dendam dan Barang Bukti yang Diamankan

Dari hasil pemeriksaan sementara, MR mengaku sakit hati dan dendam terhadap korban. "Motifnya itu dia merasa dendam sakit hati karena dikata-katai oleh korban dengan kata-kata kasar sehingga terduga pelaku tersinggung," jelas Kapolsek.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu anak panah busur dan jaket warna merah marun yang dipakai pelaku saat kejadian. Sementara katapel yang digunakan pelaku disebut telah dibuang ke kanal. "Busur itu dia buat sendiri dan katapelnya dibuang di kanal," tuturnya.

Pelaku Sempat Kabur hingga ke Kabupaten Jeneponto

Usai melukai korban, MR melarikan diri dengan menumpang kendaraan yang melintas menuju wilayah Malengkeri. Pelaku juga sempat kabur ke Kabupaten Jeneponto sebelum akhirnya menyerahkan diri. "Sementara masih pengembangan kasusnya lagi," imbuh Samuel.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top