BULUKUMBA — Ratusan pelajar SMPN 1 Bulukumba tak hanya belajar teori di kelas. Mereka langsung praktik menjadi jurnalis cilik. Selama tiga hari, 19 hingga 21 Mei 2026, peserta mempelajari dasar jurnalistik, teknik wawancara, hingga tata kelola media sosial di ruang pola kantor bupati.
Kepala Dinas Kominfo Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, membuka kegiatan bertema "Membangun Generasi Literat, Kreatif dan Informatif Melalui Pelatihan Jurnalistik dalam Mendukung Gerakan Literasi Sekolah". Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya edukasi literasi digital sejak dini.
"Kegiatan ini bagian dari upaya membangun generasi muda yang kreatif, cerdas digital, dan bijak dalam menggunakan media sosial," kata Andi Uke. "Anak-anak perlu diajarkan menyampaikan informasi secara baik dan benar sejak awal," tambahnya.
Peserta—perwakilan tiap kelas dan pengurus OSIS—mendapat materi dari tim Diskominfo. Mereka diajari teknik penulisan berita, cara menggali informasi melalui wawancara, serta strategi menyajikan konten edukatif di platform digital.
Andi Uke mengakui anggaran daerah terbatas. Namun, pihaknya tetap berkolaborasi dengan sekolah untuk merealisasikan pelatihan ini. "Di tengah keterbatasan, kami masih bisa bekerja sama dengan sekolah untuk melaksanakan program kegiatan pelatihan," ujarnya.
Kepala SMPN 1 Bulukumba, Ansar Langnge, mengapresiasi dukungan Pemkab Bulukumba. Ia berharap ilmu yang diperoleh siswa berdampak positif bagi sekolah dan publik. "Peserta didik yang ikut pelatihan jurnalistik ini adalah yang terpilih di masing-masing kelas, terutama pengurus OSIS. Semoga ke depan mereka bisa menyampaikan informasi dengan baik ke publik," jelas Ansar.
Salah satu target utama pelatihan ini adalah terbentuknya majalah sekolah. Ansar menambahkan, wadah itu akan menjadi ajang pengembangan bakat dan minat siswa di bidang penulisan karya jurnalistik. "Ke depan majalah sekolah dibentuk sebagai wadah pengembangan bakat dan minat di bidang penulisan karya jurnalistik," katanya.
Selain itu, siswa diharapkan mampu mengelola akun media sosial SMPN 1 Bulukumba dengan lebih baik. Konten yang disajikan harus lebih informatif dan edukatif, bukan sekadar dokumentasi kegiatan.
Pelatihan di luar sekolah ini tidak mengganggu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa. Penyelenggara memastikan jatah MBG seluruh peserta tetap dibawakan ke Ruang Pola Kantor Bupati. Dengan demikian, siswa tidak perlu kembali ke sekolah hanya untuk makan siang.
Seremoni pembukaan turut dihadiri Kabid Humas Diskominfo Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad. Ia bertindak sebagai fasilitator dan narasumber bersama timnya.