MAKASSAR — Aliyah Mustika Ilham, Wakil Wali Kota Makassar, memastikan keberlanjutan Program JKN bagi para pensiunan dan lanjut usia di kota itu. Pernyataan itu ia sampaikan di hadapan anggota PWRI yang hadir dalam kegiatan SERASI yang digagas BPJS Kesehatan.
Menurut Aliyah, para purnabakti telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan daerah selama masa aktif mereka. Oleh karena itu, negara hadir untuk memastikan mereka tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa hambatan biaya.
Aliyah menekankan bahwa para pensiunan bukan sekadar warga biasa. Mereka adalah sosok yang pernah mengabdikan diri untuk pembangunan daerah dan negara. “Para purnabakti adalah sosok yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan daerah. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tetap mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak, mudah diakses, dan berkelanjutan melalui Program JKN,” ujar Aliyah dalam sambutannya.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, tidak akan menarik diri dari skema perlindungan sosial ini. Justru sebaliknya, Pemkot bertekad memperkuat kerja sama dengan BPJS Kesehatan agar cakupan peserta semakin luas dan kualitas layanan terus meningkat.
Acara SERASI ini menjadi ajang dialog antara Pemkot, BPJS Kesehatan, dan para pensiunan. Pertemuan itu membahas kendala teknis yang kerap dihadapi peserta JKN, seperti antrean panjang di fasilitas kesehatan dan prosedur administrasi yang rumit. Aliyah berjanji akan menindaklanjuti keluhan tersebut ke dinas terkait.
“Pemerintah Kota Makassar akan terus mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” tegasnya. Ia berharap forum seperti SERASI bisa rutin digelar agar aspirasi warga, khususnya lansia, terserap dengan baik.
Program JKN sendiri menjadi tulang punggung layanan kesehatan nasional sejak diluncurkan. Bagi pensiunan yang tidak lagi memiliki penghasilan tetap, kepastian akses ini menjadi jaring pengaman sosial yang krusial. Pemkot Makassar pun berkomitmen mengalokasikan anggaran pendukung jika diperlukan untuk memperlancar implementasi program di tingkat kota.