TAKALAR — Kepergian Hj. Subaedah Abbas Dg. Kenna pada Rabu malam (20/5/2026) di RS Akademis menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Sekretaris Daerah Takalar, tetapi juga bagi jajaran Pemerintah Kabupaten. Almarhumah dikenal sebagai istri dari Drs. H. Syafruddin Kaiyum Dg. Nanga.
Bupati Firdaus tiba di Jalan Mangka Dg Bombong dengan didampingi sejumlah pejabat lingkup Pemkab Takalar dan tokoh masyarakat. Suasana haru menyelimuti kedatangan rombongan saat mereka memasuki rumah duka yang berlokasi di BTN Florindah Blok C Nomor 26.
Di hadapan keluarga yang berduka, Bupati Firdaus menyampaikan ucapan belasungkawa secara langsung. “Saya atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhumah Hj. Subaedah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Orang nomor satu di Takalar itu juga memanjatkan doa khusus untuk almarhumah. “Tak lupa kami berdoa semoga almarhumah diampuni segala dosa-dosanya, diterima segala amal ibadahnya di sisi Allah SWT, serta mendapatkan tempat terbaik dan paling indah di sisi-Nya,” tambah Bupati Firdaus.
Rencananya, jenazah Hj. Subaedah akan dikebumikan di Jalan Timbuseng, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Sebelum pemberangkatan, jenazah disemayamkan di rumah duka untuk menerima doa dari para pelayat dan kerabat dekat.
Kunjungan Bupati Firdaus ke rumah duka ini dinilai sebagai simbol nyata kepedulian pimpinan daerah terhadap keluarga besar aparatur sipil negara. Sekretaris Daerah sendiri memiliki peran vital dalam menggerakkan roda birokrasi dan pelayanan publik di Kabupaten Takalar.
Dalam kesempatan itu, Bupati Firdaus menekankan bahwa momen berduka justru menjadi penguat ikatan kekeluargaan dan kebersamaan, baik antarinstansi maupun antara pemerintah dan masyarakat. Prinsip harmoni sosial dan kepedulian terhadap keluarga ASN selalu ia gaungkan dalam berbagai agenda resmi.
Kehadiran Bupati di tengah keluarga duka menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tetap menjadi prioritas, meski berbagai agenda pemerintahan dan pembangunan terus berjalan di daerah ini.