MAKASSAR — Sebanyak 25 ekor sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Sulawesi Selatan jelang Idul Adha 1447 Hijriah. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyebut total bobot sapi-sapi itu mencapai lebih dari satu ton.
“Alhamdulillah, Sulawesi Selatan mendapatkan 25 ekor sapi kurban dengan berat lebih dari 1 ton dari Bapak Presiden RI Prabowo Subianto melalui Tim Sekretariat Kepresidenan, Bapak Rio Gunawan,” ujar Andi Sudirman di Makassar, Jumat.
Pemerintah daerah tidak hanya menyiapkan distribusi daging kurban. Andi Sudirman mengatakan, daging yang dibagikan nanti akan dikemas dalam totebag dan goodie bag.
“Supaya tidak memakai plastik lagi untuk masyarakat penerima,” tambahnya.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan pengurangan sampah plastik yang gencar didorong di sejumlah daerah di Sulsel.
Rincian distribusi sapi kurban presiden sudah ditetapkan. Satu ekor sapi diperuntukkan bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Sisanya, 24 ekor, disalurkan ke pemerintah kabupaten dan kota se-Sulsel.
“Sapi kurban ini kami kirimkan ke beberapa wilayah yang membutuhkan, khususnya bagi masyarakat kita yang menjadi prioritas,” kata Andi Sudirman.
Ia tidak merinci secara spesifik daerah mana yang menjadi prioritas penerima. Namun, distribusi dilakukan berdasarkan data kebutuhan dari masing-masing wilayah.
Andi Sudirman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Presiden kepada masyarakat Sulsel. Bantuan ini, menurutnya, menjadi bentuk kepedulian pemerintah pusat di momen Idul Adha.
“Tentu kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban kepada Pemprov Sulsel dan pemerintah kabupaten/kota,” katanya.
Total berat 25 ekor sapi kurban yang dikirim Presiden Prabowo untuk Sulsel lebih dari satu ton. Setiap ekor diperkirakan memiliki bobot rata-rata di atas 40 kilogram.
Iya. Daging kurban akan didistribusikan ke masyarakat yang menjadi prioritas di 24 kabupaten/kota dan satu titik di Pemprov Sulsel. Pembagian dilakukan pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Pemprov Sulsel ingin mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban. Kemasan ramah lingkungan berupa totebag dan goodie bag disiapkan sebagai pengganti plastik.