MAKASSAR — Sebuah video yang merekam pengemudi Toyota Innova menerobos jalan beton yang masih dalam proses pengerasan di Jalan Aroepala, perbatasan Makassar dan Gowa, viral di media sosial sejak Rabu (27/5/2026). Dalam rekaman, mobil berwarna gelap itu terlihat melintas perlahan di atas coran basah, meski area tersebut telah dipasangi palang dan tanda larangan melintas.
Aksi tersebut langsung menuai kecaman dari warga dan pengguna jalan lain. Banyak yang menilai tindakan itu sangat egois karena berpotensi merusak infrastruktur yang baru saja diperbaiki.
"Giliran jalan rusak paling banyak komplain," tulis seorang netizen. "Tidak diperbaiki mengeluh, giliran diperbaiki malah bikin cepat rusak," timpal warganet lainnya.
Kekesalan publik semakin bertambah setelah sejumlah warganet menelusuri identitas kendaraan tersebut melalui aplikasi Basul Mobile milik Bapenda Sulsel. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa Toyota Innova berkapasitas mesin 1.998 CC itu tercatat menunggak pajak kendaraan bermotor sejak Oktober 2025.
Total tunggakan yang harus dilunasi mencapai Rp6.040.915. Temuan ini sontak kembali memicu reaksi keras di media sosial, karena pengemudi dianggap tidak hanya merusak fasilitas umum tetapi juga lalai terhadap kewajiban pajak.
Pihak Bapenda Sulsel mengonfirmasi kebenaran data tunggakan tersebut. Mereka memastikan akan melakukan penagihan langsung ke alamat pemilik kendaraan yang terdaftar. Langkah ini diambil sebagai bentuk penegakan kepatuhan pajak daerah, terlebih setelah identitas kendaraan menjadi konsumsi publik.
Belum ada pernyataan resmi dari pemilik atau pengemudi Toyota Innova tersebut. Namun, publik menanti tindak lanjut dari aparat terkait, baik terkait pelanggaran lalu lintas karena menerobos area konstruksi maupun kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi.
Selain denda administrasi dari Bapenda atas tunggakan pajak, pengemudi juga berpotensi dikenakan sanksi pidana ringan karena merusak fasilitas umum. Kepolisian setempat dapat memanggil pemilik kendaraan untuk dimintai keterangan atas tindakan yang merugikan proyek infrastruktur publik.
Masyarakat dapat mengecek status pajak kendaraan melalui aplikasi Basul Mobile yang disediakan Bapenda Sulsel. Aplikasi ini menampilkan data tunggakan secara real-time dan memudahkan pemilik kendaraan untuk mengetahui kewajiban pajak sebelum jatuh tempo.