BARRU — Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) memastikan uji coba perpanjangan jalur KA Lontara hingga Stasiun Palanro, Kabupaten Barru, akan berlangsung pada Selasa (2/6) besok. Selama uji coba, layanan KA SS1 Lontara 1 dan KA SS2 Lontara 2 yang sebelumnya melayani relasi Mandai-Garongkong akan dipotong rutenya hanya sampai Stasiun Barru.
Dari Stasiun Barru, rangkaian kereta kemudian akan berbelok menuju Palanro dalam uji coba terbatas. Penyesuaian jadwal juga diberlakukan selama masa uji coba ini. Perubahan jadwal dapat diakses melalui akun Instagram resmi BPKA Sulsel.
Jalur cabang Barru-Palanro sebenarnya sudah rampung dibangun sejak beberapa tahun lalu. Namun, operasionalnya tertunda dua kali: pertama akibat pandemi COVID-19 yang menggagalkan target akhir 2021, dan kedua saat rencana operasi Juni 2023 kembali mundur hingga 2026.
Akibat penundaan bertubi-tubi, prasarana yang sudah jadi seperti jalur rel dan stasiun sempat mangkrak tanpa digunakan. Kini, uji coba ini menjadi sinyal bahwa jalur tersebut segera berfungsi penuh.
Masyarakat Barru menyambut positif uji coba ini. Selama ini, akses transportasi umum menuju kawasan pesisir Barru sangat terbatas. Padahal, daerah ini menyimpan potensi wisata bahari yang cukup besar, seperti Pulau Dutungan, Pantai Lasonrai, Tonrangeng Riverside, hingga Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun.
Dengan beroperasinya jalur ke Palanro, warga dan wisatawan tidak perlu lagi mengandalkan kendaraan pribadi atau angkutan umum jalan raya yang waktu tempuhnya lebih lama. Kereta api menawarkan alternatif yang lebih cepat, murah, dan aman.
BPKA Sulsel mengimbau masyarakat di sekitar jalur rel untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas. Pengendara yang hendak menyeberang di perlintasan sebidang juga diminta mendahulukan perjalanan kereta api.
Uji coba ini menjadi tahap awal sebelum layanan reguler diresmikan. Jika berjalan lancar, warga Barru dan sekitarnya bisa menikmati layanan KA Lontara secara penuh dalam waktu dekat.
Belum ada kepastian jadwal operasi reguler. Uji coba pada Selasa (2/6) ini akan menjadi evaluasi bagi BPKA Sulsel sebelum menentukan kelanjutan layanan.
Stasiun Palanro berada di dekat sejumlah destinasi wisata bahari, seperti Pulau Dutungan, Pantai Lasonrai, Tonrangeng Riverside, dan Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun di Kabupaten Barru.
Ya, BPKA Sulsel telah menyesuaikan jadwal perjalanan KA SS1 Lontara 1 dan KA SS2 Lontara 2. Perubahan jadwal bisa dilihat di akun Instagram resmi BPKA Sulsel.