MAKASSAR — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang turun langsung ke area kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin untuk menyambut kepulangan 384 jamaah haji asal Kabupaten Gowa yang tergabung dalam Kloter 5. Selain jamaah Gowa, rombongan ini juga membawa dua haji asal Kabupaten Pangkep serta delapan petugas kloter.
Dalam sambutannya, Husniah mengaku kesulitan membedakan satu per satu jamaah karena perubahan aura yang terpancar. “Kemarin saat melepas semuanya seragam, hari ini saya tidak bisa membedakan satu per satu karena auranya sejuk dan lebih Islami,” ujarnya di Makassar, Jumat.
Ia menilai para jamaah membawa perubahan positif sepulang menunaikan ibadah selama 41 hari di Tanah Suci. “Hari ini bukan hanya keluarga yang senang, tetapi saya selaku pemerintah daerah dan pribadi merasa bangga dan bahagia menyambut kedatangan bapak, ibu, sekalian kembali di rumah,” tambahnya.
Data Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Debarkasi Makassar mencatat peserta termuda adalah Sunarti Nasir (17) asal Kabupaten Gowa. Sementara jamaah tertua, Raiya Daeng Sunggu (95), juga berasal dari daerah yang sama.
Kepala Bidang Dokumen PPIH Debarkasi Makassar Aminuddin mengingatkan para haji untuk mempertahankan amalan baik yang diperoleh selama di Tanah Suci. “Lanjutkan dan tingkatkan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan, baik secara personal maupun sosial, sehingga dapat menjadi haji yang mabrur,” pesannya.
Hingga kedatangan Kloter 5, PPIH Debarkasi Makassar mencatat total 1.957 jamaah dan petugas telah kembali ke Tanah Air. Rinciannya terdiri atas 573 laki-laki dan 1.384 perempuan.
Bupati Husniah berharap para haji dan hajjah dapat terus mendoakan Kabupaten Gowa agar tetap aman dan sejahtera. Ia juga meminta nilai-nilai ibadah dan kebersamaan yang terbentuk di Tanah Suci tetap dipertahankan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Aminuddin juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelayanan haji terdapat hal-hal yang kurang berkenan bagi jamaah. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan membawa semangat ibadah yang telah dijalani.