"Survivaton" Resmi Jadi Label Genre Baru Vampire Survivors; Spin-off Pertama Segera Diumumkan, Game Asli Berganti Nama

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Senin, 08 Juni 2026 | 00:37:02 WIB
Galante umumkan "Survivaton" sebagai label genre baru untuk spin-off Vampire Survivors.

Keputusan ini diumumkan Galante dalam wawancara di Future Games Show. Ia menyebut kesuksesan *Vampire Crawlers* sebagai motivator utama untuk merilis lebih banyak spin-off. Istilah "Survivaton" sendiri, menurut sang kreator yang selalu tampil bertopeng, adalah plesetan konyol dari "survive-a-ton"—penamaan yang mungkin membingungkan namun sekaligus memperkuat identitas merek.

DLC Baru dan Ekspansi untuk Game Asli

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Poncle merilis *Vampire Survivors: Legacy of the Blood Moon*, ekspansi kecil untuk game orisinal. DLC ini menghadirkan delapan karakter baru, delapan senjata baru, serta sistem evolusi senjata yang lebih dalam.

Harganya? Sangat murah. Galante menyebutkan angka sekitar 80 pence, atau setara dengan lebih dari satu dolar AS—kira-kira Rp 16.000 menggunakan kurs estimasi. Patch gratis 1.15 juga sudah mendarat di Steam, membawa stage anyar, karakter, senjata, dan sistem Darkana baru.

Pasar Game "Bullet Heaven" Kian Padat, Poncle Jepang Dibentuk

Genre yang dipopulerkan *Vampire Survivors*—sering disebut "bullet heaven" atau "survivors-like"—kini memiliki cabang resmi dari sang pencipta. Meski demikian, Galante tidak berniat menjadikan "Survivaton" sebagai pengganti istilah genre tersebut. Label ini hanya berlaku untuk game-game spin-off resmi yang ia awasi langsung.

Langkah ini juga diikuti dengan ekspansi bisnis. Poncle mengumumkan pendirian Poncle Japan, anak perusahaan yang akan dipimpin oleh Sawaki Takeyasu—veteran industri yang pernah menggarap *Devil May Cry* dan *El Shaddai*. Langkah ini bertujuan memperkuat kehadiran studio di pasar game Jepang, salah satu yang terbesar di dunia.

"Saya Tidak Akan Lepaskan Vampire Survivors dalam Waktu Dekat"

Meski fokus pada spin-off, Galante menegaskan komitmennya pada game asli. "Saya tidak berencana melepaskan *Vampire Survivors* dalam waktu dekat," ujarnya. Dengan rilis patch terbaru dan DLC murah yang terus mengalir, basis pemain setia tidak perlu khawatir ditinggalkan.

Yang menarik: apakah istilah "Survivaton" akan tertangkap di lidah komunitas? Atau berakhir sebagai lelucon internal pengembang? Yang jelas, Poncle kini bermain di dua papan sekaligus: memanjakan pemain lama dengan konten segar, sembari membuka jalan bagi eksperimen-eksperimen baru yang bisa mendefinisikan ulang genre yang mereka ciptakan sendiri.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: pcgamer.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top