Jarak Posko Damkar 12 Km dari Permukiman, Wasekum PTKP HMI Wajo Minta Pemkab Bangun Posko Baru di Sabbangparu

Penulis: Aditya Nugraha  •  Senin, 15 Juni 2026 | 23:12:01 WIB
Wasekum PTKP HMI Wajo menyoroti jarak posko damkar yang 12 km dari permukiman di Sabbangparu.

WAJO — Muhammad Sardil Arsyad, Wasekum PTKP HMI Cabang Wajo, menyoroti jarak tempuh yang terlalu jauh antara posko pemadam kebakaran dengan permukiman warga di Kecamatan Sabbangparu. Ia menilai kondisi ini menjadi salah satu faktor utama yang menghambat kecepatan respons petugas saat terjadi kebakaran dalam beberapa bulan terakhir.

"Kami sangat mengapresiasi dedikasi para petugas pemadam kebakaran yang selalu siap melayani masyarakat. Namun, jarak posko yang cukup jauh dari beberapa wilayah menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penanganan kebakaran secara cepat dan efektif," ujar Muhammad Sardil Arsyad dalam keterangannya, Selasa.

Kerugian Materi Membengkak Akibat Waktu Tanggap Lambat

Menurut Muhammad Sardil, sejumlah peristiwa kebakaran di Sabbangparu mengakibatkan kerugian materi yang tidak sedikit. Banyak harta benda warga yang tidak bisa diselamatkan karena petugas tiba di lokasi setelah api membesar. Ia mencontohkan, jarak posko ke beberapa titik permukiman bisa mencapai lebih dari 12 kilometer, yang memakan waktu tempuh cukup lama.

"Keberadaan layanan pemadam kebakaran yang mudah dijangkau merupakan kebutuhan penting untuk menjamin keselamatan warga dan meminimalkan kerugian akibat kebakaran," tegasnya.

Pemkab Didorong Bangun Posko Baru atau Unit Siaga

Muhammad Sardil berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap jangkauan layanan pemadam kebakaran. Salah satu langkah yang diusulkan adalah pembangunan posko baru atau penempatan unit siaga di wilayah yang aksesnya jauh dari posko utama.

"Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan rasa aman masyarakat serta mempercepat waktu respons saat terjadi keadaan darurat," katanya.

Ia menambahkan, dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Muhammad Sardil juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran dan menjaga lingkungan agar tetap aman dari potensi bahaya kebakaran.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: celoteh.online This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top