SIDRAP — Ratusan orang tua tampak antusias mendampingi putra-putrinya sejak pagi di Rumah Sakit Adinda Medical Centre, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Maccorawalie, Pangkajene. Suasana yang biasanya mencekam bagi anak-anak jelang disunat justru berubah cair dengan kehadiran badut dan balon yang mengundang tawa.
Ketua DPW PSI Sulsel, Muammar Gandi Rusdi, mengatakan program ini merupakan wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat, bukan sekadar retorika politik. “Kami ingin keberadaan PSI bisa dirasakan masyarakat melalui aksi nyata. Kegiatan seperti ini bukan hanya membantu keluarga, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan warga,” ujarnya.
Ketua Panitia dr. Hj. Anita Muchtar mengungkapkan, jumlah peserta yang mencapai 170 anak menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan gratis masih menjadi kebutuhan mendesak di daerah. “Alhamdulillah, sebanyak 170 anak mengikuti sunatan massal ini. Antusiasme masyarakat sangat besar dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat,” katanya.
Setiap peserta tidak hanya mendapatkan layanan medis gratis, tetapi juga menerima sarung dan suvenir sebagai kenang-kenangan. Orang tua yang hadir pun tampak membawa buah tangan tersebut dengan senyum lega.
Ketua DPD PSI Sidrap yang juga Wakil Bupati Sidrap, Nur Kana’ah, menjelaskan bahwa pemilihan waktu kegiatan dilakukan secara cermat. “Kami pilih masa libur sekolah agar anak-anak bisa mengikuti sunatan dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas belajar,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris DPW PSI Sulsel Indira Mulyasari, Abdul Jabbar, serta jajaran pengurus PSI lainnya. PSI Sulsel berkomitmen menjadikan program sosial serupa sebagai agenda rutin di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.