Klaten Pecahkan Rekor MURI 9.222 Porsi Sop Ayam di Alun-Alun, Jadi Ajang Promosi Kuliner Keluarga

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 13:19:01 WIB
Klaten memecahkan rekor MURI dengan penyajian 9.222 porsi sop ayam di Alun-Alun pada Sabtu (1/8/2026).

SULAWESI SELATAN — Kabupaten Klaten kembali mencatatkan namanya di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan memecahkan rekor penyajian sop ayam khas terbanyak. Sebanyak 9.222 porsi sop ayam dengan nasi dan kerupuk disajikan serentak di Alun-Alun Klaten pada Sabtu (1/8/2026), mengalahkan rekor sebelumnya yang juga mereka pegang dengan 8.000 porsi.

Rekor Dunia yang Dipecahkan di Hari Jadi ke-222

Pencapaian ini menjadi kado istimewa untuk Hari Jadi Kabupaten Klaten yang ke-222. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyebut acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan strategi promosi untuk mengenalkan sop ayam sebagai ikon kuliner daerah.

"Hari ini kita bukan hanya sekedar memecahkan rekor nasional dan dunia, namun kegiatan ini sekaligus sebagai ajang promosi, bahwa Klaten memiliki kuliner khas yaitu sop ayam," ujar Hamenang kepada awak media di sela acara.

Tim MURI mencatat total 9.694 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Namun, Pemerintah Kabupaten Klaten secara resmi meminta angka 9.222 sebagai jumlah yang dicatat, sesuai target awal yang dicanangkan. "Tadi tim MURI mencatat ada 9.694 peserta. Namun karena Pemkab Klaten meminta yang dicatat 9.222, kami melakukan hal tersebut," jelas Ari Andriani dari tim MURI.

Suasana Makan Bersama dan Keunikan Sop Ayam Klaten

Sejak pagi, ribuan warga dari 26 kecamatan telah memadati area alun-alun. Mereka datang berkelompok menggunakan kaos seragam sesuai wilayahnya masing-masing untuk memudahkan koordinasi panitia. Setiap peserta mendapatkan satu paket sop ayam lengkap dengan nasi dan kerupuk yang dikemas dalam wadah sekali pakai.

Sop ayam khas Klaten yang disajikan memiliki ciri khas kuah bening dengan rasa gurih yang berasal dari rempah-rempah pilihan. Isiannya berupa potongan ayam kampung dan irisan wortel, menciptakan cita rasa otentik yang membedakannya dengan sop ayam dari daerah lain.

Endang (42), peserta asal Kecamatan Jogonalan, mengaku antusias mengikuti rangkaian acara sejak pagi. "Saya senang karena bisa menjadi bagian pemecahan rekor menikmati sop ayam khas Klaten terbanyak. Seru! Kapan lagi bisa menikmati sop ayam bareng-bareng se-Klaten dan bersama Bupati juga," tuturnya.

Rangkaian Acara dan Hiburan Pendukung

  • Verifikasi peserta oleh tim MURI dilakukan sebelum prosesi makan bersama dimulai.
  • Seluruh peserta menunggu aba-aba dari Bupati Klaten secara serentak sebelum menyantap sop ayam.
  • Setelah pemecahan rekor, panitia membagikan doorprize kepada sejumlah peserta beruntung.
  • Acara ditutup dengan hiburan musik, termasuk penampilan Bupati Klaten bersama jajaran pemerintah daerah yang menghibur ribuan warga.

Menuju Alun-Alun Klaten dan Rencana Kunjungan

Alun-Alun Klaten terletak di pusat Kota Klaten, sekitar 30 menit berkendara dari Kota Yogyakarta melalui Jalan Yogya-Solo. Lokasinya mudah diakses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, dan area parkir yang luas tersedia di sekitar alun-alun.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati sop ayam khas Klaten di luar momen rekor ini, kuliner tersebut dapat ditemukan di sepanjang jalan utama Klaten. Ciri khas kuah bening dan rempahnya yang gurih membuat hidangan ini cocok disantap kapan saja, terutama saat pagi atau malam hari.

Keberhasilan memecahkan rekor ini diharapkan mampu mendorong wisatawan untuk berkunjung ke Klaten, tidak hanya untuk menikmati destinasi wisata lokal tetapi juga mencicipi kekayaan kulinernya. Dengan adanya event tahunan seperti ini, Klaten semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata kuliner keluarga di Jawa Tengah.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: kompas.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top