Pencarian

ITMG Buka Suara soal Dividen Interim 2026, Ini Kisi-kisinya

Rabu, 09 September 2026 • 14:51:01 WIB
ITMG Buka Suara soal Dividen Interim 2026, Ini Kisi-kisinya
Direktur Utama ITMG Mulianto menyatakan perseroan menjaga keseimbangan antara dividen dan kebutuhan investasi dalam Public Expose Live 2026 di Sulawesi Selatan, Rabu (9/9/2026).

SULAWESI SELATAN — Manajemen ITMG buka suara mengenai potensi pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Direktur Utama ITMG, Mulianto, menyatakan perseroan berpegang pada prinsip keseimbangan antara kepentingan investor dan kebutuhan ekspansi usaha.

Pernyataan ini disampaikan Mulianto dalam agenda Public Expose Live 2026 yang digelar Rabu (9/9/2026). Ia menegaskan, keputusan dividen tidak bisa dilepaskan dari rencana belanja modal dan arah pengembangan perusahaan ke depan.

Prinsip Keseimbangan bagi Pemegang Saham

Sebagai perusahaan terbuka, ITMG mengaku selalu menempatkan pemberian nilai kepada pemegang saham sebagai prioritas utama. Hanya saja, kata Mulianto, ada variabel lain yang ikut menentukan: kebutuhan dana untuk investasi berkelanjutan.

"Untuk kebijakan interim dividen, kita sebagai public company yang selalu berkomitmen memberikan value kembali pada shareholder selalu dalam perhitungan kita untuk memastikan bahwa apa yang kita kembalikan kepada shareholders juga seimbang dengan apa yang akan kita lakukan dengan perkembangan-perkembangan atau rencana investasi ke depan," ujarnya.

"Pada prinsipnya hal itu selalu menjadi hal yang kita utamakan, dari keseimbangan dari satu kita kembalikan kepada shareholders dari sisi value berupa dividen dan juga dari sisi bagaimana kita melakukan investasi yang berkelanjutan dari perusahaan kita menjadi lebih baik dan lebih kuat lagi," kata Mulianto dalam kesempatan yang sama.

Kinerja Keuangan dan Arah Investasi ITMG

Pernyataan ini muncul di tengah tekanan harga batu bara global yang masih fluktuatif. Sebagai salah satu emiten tambang terbesar di Indonesia, ITMG dituntut menjaga kesehatan arus kas di tengah ketidakpastian pasar sekaligus tetap menarik bagi investor.

Kebijakan dividen ITMG dalam beberapa tahun terakhir memang menjadi sorotan pasar. Perusahaan kerap membagikan sebagian besar laba bersihnya kepada pemegang saham, baik melalui dividen reguler maupun dividen interim.

Namun, kebutuhan pendanaan untuk proyek-proyek baru—terutama yang berkaitan dengan transisi energi dan hilirisasi—kini menjadi pertimbangan tambahan bagi direksi. ITMG tidak ingin terjebak pada pembagian dividen jumbo yang justru mengorbankan kemampuan perusahaan untuk bertumbuh.

Apa Artinya bagi Investor?

Bagi investor, sinyal ini bisa dibaca sebagai indikasi bahwa dividen ITMG pada 2026 tetap akan dibagikan, tetapi besaran pastinya masih menunggu finalisasi Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Keputusan final biasanya baru diumumkan menjelang akhir tahun atau pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Dengan pendekatan yang hati-hati ini, ITMG berupaya menjaga dua kepentingan sekaligus: loyalitas investor yang mengincar dividen dan kesiapan perusahaan menghadapi era bisnis yang lebih menantang.

Keputusan dividen interim biasanya menjadi indikator awal kesehatan keuangan emiten. Jika ITMG akhirnya memutuskan membagikan dividen interim, pasar akan melihatnya sebagai sinyal positif atas kinerja kas perusahaan hingga pertengahan tahun.

Follow www.topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks