GOWA — Ribuan pasang mata pencinta otomotif akhirnya bernapas lega. Setelah nyaris 20 tahun mati suri, Kabupaten Gowa kembali memiliki panggung balap motor resmi lewat Gowata Road Race Championship 5 yang digelar di Sirkuit Non Permanen Pasar Rakyat Bontorea, Jalan Poros Pallangga, Sabtu. Kejuaraan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Darmawangsyah menyebut ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembinaan karakter bagi generasi muda. Ia menekankan bahwa olahraga otomotif mampu menyalurkan bakat sekaligus membangun mental disiplin, sportif, dan bertanggung jawab.
Darmawangsyah mengakui bahwa vakumnya ajang road race selama dua dekade terakhir menjadi keluhan yang kerap ia dengar dari komunitas otomotif setempat. Momentum ini akhirnya menjadi jawaban nyata atas aspirasi tersebut.
"Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyaksikan semangat olahraga otomotif hidup di Kabupaten Gowa. Saya sangat senang dan bangga bisa bersama para pencinta otomotif. Road race ini merupakan jawaban atas kerinduan masyarakat, khususnya anak-anak muda Gowa, yang sudah sekitar 20 tahun menantikan hadirnya kembali kejuaraan balap motor di daerah ini," ujar Darmawangsyah dalam sambutannya.
Ketua Panitia Gowata Road Race Championship, Abdul Hakim Abidin, menambahkan bahwa hadirnya event resmi ini diharapkan mampu menjadi solusi atas maraknya praktik balap liar di jalanan. Dengan adanya sirkuit legal, para penghobi balap motor kini memiliki wadah yang aman dan sesuai standar.
"Alhamdulillah, hari ini sejarah baru kembali tercipta. Setelah sekitar 20 tahun road race tidak lagi digelar di Gowa, akhirnya kejuaraan ini bisa terlaksana. Ini tentu tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Gowa beserta seluruh pihak yang memiliki semangat yang sama untuk membangkitkan kembali dunia otomotif di daerah ini," katanya.
Pemerintah Kabupaten Gowa menargetkan Gowata Road Race Championship tidak berhenti pada seri perdana ini. Kejuaraan tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga berdampak pada perputaran ekonomi warga sekitar sirkuit.
Selain itu, ajang ini dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaring bibit-bibit pembalap berprestasi asal Gowa yang nantinya mampu bersaing di kancah regional maupun nasional.
Darmawangsyah mengapresiasi seluruh panitia, komunitas otomotif, sponsor, serta aparat keamanan yang telah bekerja keras mensukseskan acara ini. Ia berjanji akan mengevaluasi kekurangan penyelenggaraan tahun ini agar edisi berikutnya berjalan lebih baik.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, komunitas otomotif, sponsor, aparat keamanan, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Jika masih ada kekurangan tentu akan menjadi evaluasi bagi kami untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang," pungkasnya.