SULAWESI SELATAN — Kolaborasi ini diumumkan dalam gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Jaecoo menunjuk Dendy Darman dari 347 Homebreaks dan Andre Mulyadi dari National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) untuk menggarap konsep personalisasi J5 EV. Pabrikan menyebut pendekatan ini lahir dari prinsip co-creation yang mereka usung sejak awal.
Dendy Darman mengaku terinspirasi dari aktivitas surfing saat merancang konsep modifikasi untuk J5 EV. Menurutnya, siluet mobil ini secara natural cocok dengan gaya hidup outdoor yang tetap relevan untuk penggunaan perkotaan.
"Kita terinspirasi awalnya dari surfing, pada saat mobil ini ada, siluetnya pas banget dengan model dan gaya kita. Dan juga mobil ini sesuai dengan kegiatan kita, modelnya outdoor, tetapi masih sesuai dipakai di perkotaan dan di tempat terpencil," ujar Founder 347 Homebreaks Dendy Darman dalam keterangan resmi, Minggu (2/8).
Fokusnya bukan membuat tampilan mobil terlihat ramai atau terlalu banyak dimodifikasi. Sentuhan yang dihadirkan justru dibuat natural bagi mereka yang gemar menjelajah kota maupun berlibur akhir pekan.
NMAA berperan menerjemahkan personalisasi tersebut ke pendekatan modifikasi yang fungsional untuk penggunaan sehari-hari. Andre Mulyadi menegaskan bahwa modifikasi yang proper adalah yang aman digunakan harian dan tetap mencerminkan karakter pemiliknya.
"Modifikasi yang proper itu modifikasi yang aman untuk digunakan sehari-hari dan juga bisa mempersonalisasikan apa yang kita gunakan sesuai dengan styling kita sendiri dan mobilnya didandanin sesuai dengan personalisasi pemiliknya," kata Founder NMAA sekaligus Direktur Modifikasi IMI Pusat Andre Mulyadi.
Menurut NMAA, J5 EV sudah memiliki fondasi desain dan karakter SUV yang kuat. Mobil ini hanya membutuhkan sentuhan yang tepat tanpa kehilangan identitas aslinya, sekaligus menunjukkan fleksibilitasnya dalam mendukung mobilitas perkotaan hingga aktivitas luar ruang.
Dari sisi dimensi, bodi J5 EV tercatat memiliki panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.650 mm dengan jarak sumbu roda 2.620 mm. Jaecoo membekali SUV listrik ini dengan ground clearance 200 mm dan kemampuan menerjang genangan air hingga 450 mm.
Jaecoo Indonesia membanderol J5 EV dalam dua varian. Situs resmi Jaecoo Indonesia mencantumkan harga Rp279,9 juta untuk varian Standard dan Rp309,9 juta untuk varian Premium. Keduanya memakai motor listrik berdaya 155 kW atau setara 210 PS dengan torsi 288 Nm dan penggerak roda depan.
Varian Premium membawa baterai 60,9 kWh yang diklaim sanggup menempuh 461 km berdasarkan siklus pengujian NEDC. Daya pengisian maksimalnya 130 kW dengan akselerasi 0-100 km per jam dalam 7,3 detik.
Head of Marketing Jaecoo Indonesia Mohamad Ilham Pratama menyebut J5 EV sebagai kanvas putih yang mempertemukan kreativitas dua pihak. Baginya, kolaborasi adalah kunci untuk menghadirkan inspirasi baru bagi konsumen.
"Prinsip dari Jaecoo sendiri sebenarnya adalah co-creation, selalu melakukan kolaborasi untuk sebuah karya, karena kita melihat tanpa ada kolaborasi dan kreativitas, kita tidak akan pernah ada, kita ingin mempertemukan dua orang ini dan canvas putihnya ada di JAECOO J5, dan kita ingin memberikan inspirasi baru dan tampilan baru dalam JAECOO J5," ucap Ilham.