SULAWESI SELATAN — Program ini diumumkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Bagi pemilik Toyota, ini bukan sekadar perpanjangan garansi biasa. Skemanya bertahap dan punya syarat yang harus dipahami sebelum kamu memutuskan untuk ikut atau tidak.
T-Care Xtra bukan paket yang langsung memberi garansi ekstra 2 tahun di awal. Mekanismenya bertahap. Kamu harus melakukan servis berkala ke-8, ke-9, ke-10, dan ke-11 di bengkel resmi Toyota dengan biaya sendiri.
Setiap kali servis selesai, kamu mendapat tambahan garansi 6 bulan atau 10.000 km. Setelah empat kali servis, total tambahan garansi yang terkumpul adalah 2 tahun atau 40.000 km.
Perhitungannya: servis ke-8 sampai ke-11 ini adalah layanan yang berada di luar program T-Care standar. Jadi, biaya jasa dan suku cadang di servis tersebut ditanggung penuh oleh pemilik kendaraan.
Kalau digabung dengan garansi bawaan, total perlindungan kendaraan menjadi 6 tahun atau 160.000 km. Rinciannya:
Yang perlu dicatat: warranty T-Care Xtra tidak mencakup klaim noise and vibration. Jadi kalau muncul suara berdecit atau getaran aneh di usia kendaraan 4-6 tahun, kemungkinan besar tidak ditanggung. Ini detail penting yang sering terlewat saat membaca brosur.
Program ini punya batasan usia kendaraan. T-Care Xtra hanya berlaku untuk kendaraan dengan usia maksimal 5 tahun atau 140.000 km. Setelah melewati batas itu, kamu tidak bisa ikut program ini.
Total servis yang dihitung maksimal empat kali, yaitu servis ke-8 hingga ke-11. Artinya, kamu tidak bisa menumpuk servis tambahan di luar urutan tersebut untuk mempercepat perolehan garansi. Semua harus berurutan dan tercatat di sistem dealer resmi Toyota.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Hiroyuki Oide menyatakan bahwa pengalaman memiliki Toyota tidak berhenti saat kendaraan diserahkan. "Justru setelah itu, kami ingin terus mendampingi pelanggan melalui berbagai solusi yang memberikan perlindungan kendaraan secara menyeluruh," ujarnya.
Buat kamu yang sering bolak-balik ke bengkel untuk perbaikan di luar servis rutin, program ini bisa menekan biaya perbaikan besar di tahun ke-4 sampai ke-6. Komponen mesin dan transmisi yang bermasalah di usia tersebut biasanya memakan biaya puluhan juta rupiah.
Program ini mengikatmu untuk servis di bengkel resmi Toyota selama periode tersebut. Biaya servis berkala di dealer resmi umumnya lebih mahal dibanding bengkel umum. Kamu perlu menghitung selisih biaya servis selama empat kali tersebut dengan potensi klaim garansi yang bisa kamu dapatkan.
Untuk kendaraan elektrifikasi, Toyota juga menyediakan Toyota Hybrid Health Check. Layanan ini gratis untuk kendaraan berusia 3 tahun atau 50.000 km yang menjalani servis berkala di bengkel resmi. Pemeriksaan ini memastikan sistem hybrid bekerja optimal, dan ini nilai tambah yang cukup signifikan karena biaya pemeriksaan sistem hybrid di luar garansi biasanya tidak murah.
Keputusan ikut T-Care Xtra kembali ke kebutuhanmu. Kalau kamu termasuk tipe pemilik yang rajin servis di dealer resmi dan berencana memakai mobil lebih dari 5 tahun, program ini jelas menguntungkan. Tapi kalau kamu sering servis di bengkel umum atau berencana menjual mobil sebelum 5 tahun, manfaatnya mungkin tidak sebesar biaya yang kamu keluarkan untuk servis di dealer resmi.