SULAWESI SELATAN — Peningkatan aktivitas di Pelabuhan Pulau Baai ini bukan sekadar angka statistik. Bagi warga Bengkulu, ini berarti kelancaran distribusi kebutuhan pokok, kelancaran pengiriman komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan batu bara, serta mobilitas penumpang antar pulau yang semakin hidup. Pelindo menegaskan pihaknya terus berbenah agar pelabuhan tidak menjadi bottleneck rantai pasok daerah.
"Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar. Pelabuhan menjadi penghubung aktivitas ekonomi, mulai dari distribusi kebutuhan masyarakat hingga pergerakan komoditas unggulan daerah," ujar General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, dalam keterangan resminya. "Karena itu kami terus berupaya memastikan pelayanan berjalan optimal."
Kenaikan volume tidak membuat kinerja pelayanan justru melambat. Sebaliknya, produktivitas bongkar muat di Pelabuhan Pulau Baai menunjukkan perbaikan. Untuk komoditas bag cargo, produktivitasnya mencapai 53,91 ton per gang per jam. Sementara untuk curah cair, produktivitasnya lebih tinggi lagi, yakni 81,89 ton per gang per jam—keduanya melampaui capaian periode yang sama tahun lalu.
Dimas menjelaskan, perbaikan ini merupakan hasil pembenahan operasional yang dilakukan secara bertahap. Salah satu fokus utamanya adalah koordinasi dengan berbagai pihak untuk normalisasi alur pelayaran. "Kami terus melakukan pembenahan secara bertahap agar pelabuhan mampu memberikan layanan yang semakin cepat, aman, dan andal bagi seluruh pengguna jasa," tegasnya.
Sebagai salah satu gerbang utama perdagangan di pesisir barat Sumatera, Pelabuhan Pulau Baai memiliki peran strategis. Pelindo mencatat pelabuhan ini melayani berbagai komoditas strategis yang menjadi penggerak ekonomi daerah, sekaligus mendukung konektivitas masyarakat. Dengan tren positif di semester pertama ini, perusahaan berkomitmen menjaga keberlanjutan layanan melalui peningkatan kualitas operasional, aspek keselamatan, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Bengkulu.
Kinerja ini menjadi modal bagi Pelindo Regional 2 Bengkulu untuk terus memperkuat posisinya sebagai simpul logistik yang andal di kawasan tersebut, seiring dengan meningkatnya aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat yang membutuhkan dukungan infrastruktur pelabuhan yang mumpuni.