Mahasiswa Unhas Latih Mitigasi Bencana ke Murid SD di Sidrap, Bekali Buku Saku hingga Simulasi Longsor

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 15:32:31 WIB
Murid UPT SD Negeri 2 Betao mengikuti simulasi mitigasi tanah longsor dalam program KKN Unhas di Sidrap.

SIDRAP — Puluhan murid UPT SD Negeri 2 Betao, Kabupaten Sidenreng Rappang, mendapat pembekalan khusus menghadapi potensi tanah longsor. Program bertajuk "SIAP: Siaga Bencana & Pertolongan Pertama" ini digarap oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) pada akhir pekan kemarin.

Rektor Unhas Jamaluddin Jompa menjelaskan, pemilihan Desa Betao Riase bukan tanpa alasan. Wilayah ini dikelilingi perbukitan dan tebing curam, sehingga masuk kategori rawan longsor.

Simulasi dan Buku Saku untuk Siswa

Alih-alih sekadar ceramah, edukasi dikemas lewat simulasi dan praktik langsung. Para siswa diperkenalkan dengan risiko bencana di sekitar sekolah serta langkah antisipasi menyelamatkan diri saat keadaan darurat.

Salah satu mahasiswa, Hikmawati, memperkenalkan Buku Saku Pahlawan Bencana. Buku ini memuat panduan pertolongan pertama untuk kondisi gawat darurat, mulai dari penanganan patah tulang hingga henti jantung.

Metode interaktif ini diharapkan membuat murid lebih mudah memahami sekaligus mengingat tindakan yang harus diambil ketika bencana datang.

Pembagian Peran: Medis hingga Jalur Evakuasi

Dua kelompok KKN dengan fokus berbeda diterjunkan dalam kegiatan ini. Tim KKN Profesi Kesehatan (KKN-PK) 69 berkonsentrasi pada edukasi dan pelatihan pertolongan medis awal.

Sementara itu, mahasiswa KKN 116 Tematik Inovasi Desa bertugas merancang dan memasang papan penanda jalur evakuasi di lingkungan sekolah. Keberadaan jalur ini dinilai krusial agar siswa dan warga sekolah tahu arah penyelamatan saat situasi genting.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal membangun budaya siaga bencana di lingkungan sekolah, bukan berhenti pada pelatihan sekali jalan. Dengan kombinasi pengetahuan mitigasi, keterampilan pertolongan pertama, dan jalur evakuasi yang jelas, UPT SD Negeri 2 Betao diharapkan mampu menjadi lingkungan pendidikan yang adaptif dan tangguh menghadapi potensi bencana.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top