SULAWESI SELATAN — Dominasi Telkomsel di sektor kecepatan internet kini mulai terusik. Riset terbaru Opensignal menempatkan XLSmart di posisi puncak untuk hampir semua kategori pengukuran, mulai dari kecepatan unduh, unggah, hingga pengalaman menonton video dan bermain gim. Padahal, pada laporan sebelumnya, XL masih tertinggal jauh di belakang kompetitornya.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada jaringan 5G. Kecepatan unduh XL melonjak dari 48,2 Mbps menjadi 135,4 Mbps. Angka ini berbanding terbalik dengan capaian Telkomsel yang "hanya" 87,8 Mbps dan Indosat di posisi 48,1 Mbps.
Opensignal menilai lompatan performa ini bukan kebetulan. Penggabungan XL dengan Smartfren pada akhir 2025 menjadi katalis utama. Merger tersebut membuka akses XL terhadap tambahan spektrum frekuensi dan infrastruktur menara yang sebelumnya dimiliki Smartfren.
"Peningkatan signifikan pada metrik 5G XL sejak Desember 2025 sebagian besar dapat dikaitkan dengan merger XL dan Smartfren, yang membuka akses ke spektrum tambahan dan infrastruktur yang sudah ada," tulis Opensignal dalam laporannya.
Selain merger, strategi agresif seperti peluncuran layanan XL Ultra 5G+, penerapan Blanket Coverage, dan modernisasi jaringan melalui teknologi Multi-Operator Core Network (MOCN) ikut mendongkrak performa XL di lapangan.
Kecepatan tinggi XL juga ditopang oleh perluasan jangkauan. Skor jangkauan 5G XL mencapai 0,43 poin, mengungguli Telkomsel (0,38) dan Indosat (0,27). Dari sisi ketersediaan, pengguna XL bisa menikmati sinyal 5G 52,8% dari waktu mereka berada di lokasi biasa, jauh di atas Indosat (44,6%) dan Telkomsel (26,2%).
Namun, Telkomsel masih perkasa dalam hal cakupan geografis secara keseluruhan. Dengan skor 8,6 dari 10, Telkomsel dinilai memiliki jangkauan terluas di kawasan berpenduduk, meninggalkan Indosat (5,5) dan XL (4,8). Artinya, Telkomsel tetap menjadi pilihan paling andal saat berada di daerah terpencil atau pelosok.
Indosat sendiri unggul tipis dalam kategori time on network dengan skor 97,8%, disusul XL 97,5% dan Telkomsel 96,7%. Angka ini mengukur konsistensi koneksi pengguna saat beraktivitas sehari-hari.
Kecepatan unduh yang tinggi berdampak langsung pada pengalaman digital harian. Untuk menonton video di jaringan 5G, XL mencatat skor 75,7 poin, unggul atas Telkomsel dan Indosat yang sama-sama mengantongi 74,4 poin. Sementara untuk bermain gim secara umum, XL memimpin dengan 87,3 poin, disusul Indosat 86,6 dan Telkomsel 85.
Persaingan ini diprediksi bakal semakin sengit. Opensignal memperkirakan kualitas jaringan seluruh operator akan meningkat setelah pemerintah menyelesaikan lelang spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz. Tambahan spektrum tersebut dinilai krusial untuk mempercepat adopsi 5G dan menambah kapasitas jaringan di tengah pertumbuhan lalu lintas data yang tinggi.
Dengan tren ini, posisi XLSmart sebagai pemimpin kecepatan internet berpotensi bertahan, tetapi Telkomsel dan Indosat dipastikan tak akan tinggal diam. Persaingan ketat di industri telekomunikasi tanah air justru menjadi kabar baik bagi konsumen yang kini punya lebih banyak pilihan operator dengan kualitas setara.