MAKASSAR — Kobaran api sempat terlihat membesar di lokasi karena area tersebut tidak memiliki penerangan cukup saat kejadian berlangsung pukul 18.35 WITA. Material berupa rumput kering dan ilalang membuat api cepat menjalar, namun berhasil dikuasai petugas dalam waktu kurang dari dua jam.
Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, mengatakan pihaknya mengerahkan tiga armada dan 14 personel untuk menjinakkan si jago merah. Personel tersebut terdiri dari 10 pemadam kebakaran dan empat rescue.
"Apinya cepat karena material berupa rumput kering, pas tinggi, makanya terlihat heboh di video. Tapi penanganannya cepat dan sekarang sudah padam," ujar Fadli di Makassar, Selasa (25/8).
Setelah api berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.30 WITA, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang bisa kembali memicu kebakaran.
"Penanganannya cepat, karena lahan kosong dan tidak ada kendala yang cukup berarti. Setelah api dikuasai, petugas melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat kembali memicu kebakaran," kata Fadli.
Lahan kosong yang terbakar diketahui merupakan milik PT Parangloe Indah. Meski yang terbakar hanya semak-semak, warga sekitar sempat panik melihat kobaran api yang terlihat besar dari kejauhan.
Damkarmat Makassar terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan setempat untuk memantau kondisi bekas lokasi kebakaran. Seluruh armada dan personel baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 20.40 WITA setelah memastikan situasi aman.