PLN Sumut Nyalakan Listrik 580 Keluarga Prasejahtera lewat Donasi Pegawai

Penulis: Aditya Nugraha  •  Senin, 02 November 2026 | 12:37:31 WIB
Pegawai PLN UID Sumatera Utara menyalurkan donasi sukarela untuk pemasangan sambungan listrik mandiri bagi keluarga prasejahtera melalui program Light Up The Dream.

SULAWESI SELATAN — PLN UID Sumatera Utara menyalakan sambungan listrik mandiri untuk 580 keluarga prasejahtera di sejumlah daerah Sumut sepanjang Januari hingga Oktober 2026 melalui program Light Up The Dream (LUTD). Program ini dibiayai donasi sukarela pegawai PLN, bukan anggaran perusahaan, sebagai upaya memeratakan akses energi bagi warga yang selama ini menumpang sambungan tetangga.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad menyatakan program LUTD lahir dari kepedulian insan PLN terhadap keluarga yang belum memiliki sambungan listrik sendiri. Donasi dikumpulkan dari penghasilan pegawai secara sukarela, lalu disalurkan dalam bentuk pemasangan sambungan listrik.

"Melalui program itu, kepedulian insan PLN diwujudkan dalam bentuk akses kelistrikan yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat," ujar Rizky di Medan, Senin.

Siapa Penerima Manfaatnya

Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, program LUTD menjangkau 580 keluarga prasejahtera di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Salah satunya keluarga Suryani, warga Kabupaten Langkat, yang sebelumnya menumpang aliran listrik dari rumah tetangga.

"Saya mengucapkan terima kasih, akhirnya rumah kami bisa menikmati listrik sendiri, sekarang anak-anak bisa belajar lebih nyaman di malam hari," ucap Suryani.

Bagi keluarga seperti Suryani, sambungan listrik sendiri mengubah rutinitas harian. Anak-anak tidak lagi kesulitan belajar saat malam, dan keluarga tak perlu lagi bergantung pada tetangga untuk penerangan.

Bukan Sekadar Nyalakan Lampu

Rizky menegaskan kehadiran PLN tidak berhenti saat listrik berhasil dinyalakan. Program ini diposisikan sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendukung pemerataan akses energi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Kami ingin kehadiran PLN tidak berhenti ketika listrik berhasil dinyalakan dengan program itu dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas," ucapnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh insan PLN yang menyisihkan sebagian penghasilan untuk program ini. Menurutnya, semangat berbagi itu mencerminkan tanggung jawab sosial pegawai dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Mengapa Program Ini Penting

Pemerataan akses listrik masih menjadi pekerjaan rumah di sejumlah wilayah Sumatera Utara, terutama bagi keluarga prasejahtera yang belum mampu membayar biaya penyambungan. Skema donasi pegawai membuat biaya pemasangan tidak membebani warga maupun anggaran perusahaan.

PLN UID Sumut berupaya membantu keluarga prasejahtera memperoleh sambungan listrik secara mandiri, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup penerima manfaat. Program ini menjadi pelengkap layanan kelistrikan reguler, khususnya bagi warga yang selama ini terlewat karena keterbatasan ekonomi.

Dengan 580 keluarga terjangkau dalam sepuluh bulan, LUTD menunjukkan model pendanaan sosial yang bisa direplikasi di wilayah lain. Bagi PLN, capaian ini memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia energi sekaligus mitra sosial masyarakat di daerah.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top