Pencarian

Pengangguran Makassar Masih 9,80 Persen, Pemkot Minta Perusahaan Ikut Turun Tangan lewat CSR

Sabtu, 07 November 2026 • 05:03:31 WIB
Pengangguran Makassar Masih 9,80 Persen, Pemkot Minta Perusahaan Ikut Turun Tangan lewat CSR
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Makassar Zainal Ibrahim membuka CSR Expo Kota Makassar 2026 di Atrium Mal Panakkukang, Jumat (6/11/2026).

MAKASSAR — Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Makassar, Zainal Ibrahim, membuka CSR Expo Kota Makassar 2026 di Atrium Mal Panakkukang, Jumat (6/11/2026). Ajang itu digelar menyambut HUT ke-419 Kota Makassar dan menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, perusahaan, serta masyarakat.

Zainal menegaskan pembangunan kota tidak bisa dipikul pemerintah sendirian. Dunia usaha, akademisi, dan warga mesti masuk dalam satu barisan yang sama.

"Pembangunan Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Pembangunan membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi sinergis dengan dunia usaha, masyarakat, akademisi dan berbagai pemangku kepentingan lainnya," ujarnya.

Pengangguran 9,80 Persen Jadi Pekerjaan Rumah Bersama

Angka pengangguran Kota Makassar masih berada di 9,80 persen. Persoalan itu disebut Zainal sebagai salah satu tantangan yang belum tuntas, bersama kemacetan, kemiskinan, stunting, dan masalah lingkungan.

Karena itu, program CSR perusahaan diharapkan diarahkan ke kebutuhan riil warga. Bukan sekadar seremonial bantuan, tetapi ikut mempercepat penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.

"CSR bukan sekadar kewajiban perusahaan melalui pemberian bantuan, tetapi merupakan wujud tanggung jawab dan komitmen dunia usaha untuk turut mengambil bagian dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat," jelasnya.

CSR Expo Jadi Tempat Menjajaki Kerja Sama

CSR Expo Kota Makassar 2026 mempertemukan pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam satu forum. Dari pertemuan itu, Pemkot berupaya menyelaraskan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah.

Harapannya, manfaat program lebih tepat sasaran dan tidak tumpang tindih antarperusahaan. Zainal juga meminta koordinasi, fasilitasi, pemantauan, dan evaluasi seluruh program CSR di Makassar diperkuat.

"Sehingga kontribusi perusahaan di Kota Makassar dapat betul-betul tepat sasaran dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya," tuturnya.

Data BPS Jadi Rujukan Pemkot

Di hadapan peserta expo, Zainal memaparkan capaian ekonomi Kota Makassar berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Data itu menjadi dasar Pemkot menilai sejauh mana dunia usaha sudah ambil bagian dalam pembangunan kota.

Pemkot berharap gelaran ini tidak berhenti sebagai pameran program. Setelah expo, kerja sama antara perusahaan dan pemerintah daerah diharapkan berjalan konkret menyentuh persoalan warga, terutama soal lapangan kerja.

Follow www.topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tekape.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks