Pencarian

Pemprov Sulsel Jadi Pionir Penerapan Manajemen Talenta di Wilayah Indonesia Timur

Kamis, 07 Mei 2026 • 20:40:07 WIB
Pemprov Sulsel Jadi Pionir Penerapan Manajemen Talenta di Wilayah Indonesia Timur
Pemprov Sulsel menjadi provinsi pertama di Indonesia Timur yang menerapkan manajemen talenta secara menyeluruh.

MAKASSAR — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof Zudan Arif Fakrulloh, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat birokrasi. Sulsel dinilai berhasil mengimplementasikan sistem manajemen talenta secara menyeluruh, menjadikannya provinsi pertama di kawasan Indonesia tengah dan timur yang melakukan langkah tersebut.

Apresiasi ini disampaikan Prof Zudan dalam acara Ekspose Manajemen Talenta Instansi Pemerintah Wilayah Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (7/5/2026). Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya terlihat di level provinsi, tetapi juga pada kemampuan Gubernur menggerakkan pemerintah daerah di bawahnya untuk menerapkan merit system serupa.

Fokus Penataan Pejabat Eselon II hingga IV

Penerapan manajemen talenta di Sulawesi Selatan telah menjangkau berbagai tingkatan jabatan. Prof Zudan mencatat bahwa sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, Pemprov Sulsel sukses menjalankan sistem ini untuk posisi pejabat eselon II, III, dan IV.

“Untuk Sulsel, penerapan pada pejabat eselon II, III, dan IV sudah berjalan dan berhasil. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel atas komitmennya ini bisa jadi contoh bagi daerah lain,” ujar Prof Zudan Arif Fakrulloh.

Melalui skema ini, proses pengisian jabatan tidak lagi bersifat subjektif, melainkan mengacu pada data kompetensi dan kapasitas kerja yang terukur. BKN RI memandang model yang diterapkan Sulsel sebagai strategi efektif dalam menyiapkan kader-kader pemimpin birokrasi di masa depan.

Sebelas Kabupaten dan Kota Mulai Adopsi Sistem Serupa

Selain capaian di tingkat provinsi, sebanyak 11 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan kini mulai mengikuti jejak yang sama. Jumlah tersebut mencakup hampir 50 persen dari total daerah di Sulsel yang telah siap melaksanakan ekspose manajemen talenta tahap pertama.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendorong agar seluruh pemerintah daerah di wilayahnya segera menerapkan sistem ini secara penuh. Ia menegaskan bahwa manajemen talenta merupakan instrumen penting untuk memangkas kerumitan birokrasi dalam penempatan pejabat.

“Bagaimana kabupaten/kota kita juga mengikuti sistem penerapan manajemen talenta secara penuh. Sistem ini sangat bagus karena mempercepat pelaksanaan visi misi Bapak Presiden di daerah maupun di provinsi,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Target Percepatan Visi Misi Melalui Kader ASN Terbaik

Implementasi manajemen talenta diharapkan mampu menciptakan efisiensi kerja yang lebih tinggi. Dengan adanya basis data talenta yang akurat, kepala daerah dapat lebih cepat memilih personel yang tepat untuk menjalankan program-program strategis tanpa terkendala proses administrasi yang berbelit.

Prof Zudan menambahkan bahwa kematangan sistem ini akan mempermudah pencarian kader pemimpin di masa mendatang. Hal ini menjadi kunci utama agar visi dan misi pembangunan yang dicanangkan kepala daerah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Dengan manajemen talenta, visi misi kepala daerah bisa lebih cepat tercapai karena dijalankan oleh kader-kader terbaik. Ke depan, kalau sistem ini sudah matang, maka mencari kader pemimpin birokrasi akan jauh lebih mudah,” tutup Kepala BKN RI.

Bagikan
Sumber: pedomanrakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks