MAKASSAR — Ratusan pekerja sektor informal di Kota Makassar mulai menerima bantuan sembako dari Bank Mandiri, Selasa (13/5). Program bertajuk Mandiri Berbagi Sembako ini menyasar warga prasejahtera yang selama ini bergantung pada pendapatan harian.
Total 2.800 paket sembako disalurkan di Makassar dalam periode 12 hingga 20 Mei 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan yang menyalurkan 28.000 paket secara serentak di 10 titik wilayah Indonesia.
Siapa Saja Penerima Manfaat?
Bantuan ditujukan khusus bagi masyarakat prasejahtera dan pekerja sektor informal. Bank Mandiri bekerja sama dengan perangkat wilayah dan koordinator komunitas setempat untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
Proses penyaluran dibagi ke dalam beberapa sesi. Langkah ini diambil untuk menghindari antrean panjang di lokasi kegiatan.
Semangat Gotong Royong di Momentum Kebangkitan Nasional
Regional CEO Bank Mandiri Region X Sulawesi dan Maluku, Nunung Andreas Wisnu P, mengatakan program ini menjadi pengingat pentingnya memperkuat semangat gotong royong.
“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan bantuan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal dan kelompok masyarakat rentan di Makassar,” ujarnya.
Ia menambahkan, inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk terus hadir melayani masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
Bantuan Berkelanjutan untuk Warga Rentan
Program Mandiri Berbagi Sembako bukan kegiatan sekali waktu. Nunung menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bagian dari program berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hari Kebangkitan Nasional, menurut dia, menjadi momentum tepat untuk mengingatkan seluruh pihak agar terus memperkuat kepedulian sosial melalui aksi nyata yang berdampak langsung.