Pencarian

Wali Kota Makassar Tawarkan Kota Ini Jadi Hub Investasi Indonesia Timur, Sebut Dua Gerbang Ekspor-Impor

Selasa, 04 Agustus 2026 • 08:02:01 WIB
Wali Kota Makassar Tawarkan Kota Ini Jadi Hub Investasi Indonesia Timur, Sebut Dua Gerbang Ekspor-Impor
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan tawaran menjadikan kota itu sebagai hub investasi Indonesia Timur di Business Investment Forum, Makassar, Senin.

MAKASSAR — Makassar tidak hanya mengandalkan sektor jasa dan perdagangan, tetapi juga ingin menjadi gerbang utama investasi di kawasan timur Indonesia. Tawaran itu disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di hadapan pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dari seluruh Indonesia pada Business Investment Forum, rangkaian Rakornas Apindo ke-XXXV 2026.

“Kenapa Makassar? Karena, pertama adalah Makassar dengan lokasi yang sangat strategis, ekonomi yang terus tumbuh dan berkembang, dan menjadi kota yang sangat ramah terhadap investasi dengan menerapkan sistem pemerintahan berbasis Smart City,” kata Munafri di Makassar, Senin.

Dua Gerbang Logistik: Pelabuhan dan Bandara Internasional

Appi, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa Makassar merupakan satu-satunya kota di Sulawesi Selatan yang memiliki dua alur penghubung ekonomi sekaligus. Keberadaan Pelabuhan Internasional dan Bandara Internasional disebut mampu menghubungkan proses barang dan jasa langsung ke tujuan ekspor-impor.

“Mungkin Makassar satu-satunya yang ada di Sulawesi Selatan, kota yang punya dua alur penghubung ekonomi, yaitu Pelabuhan Internasional dan Bandara Internasional, yang mampu menghubungkan proses barang dan jasa langsung ke tujuan ekspor dan impor,” ujarnya.

Jalur ALKI II dan Pergerakan Ekonomi Australia-Asia

Dari sisi geografis, posisi Makassar dinilai semakin strategis karena berada pada jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Jalur ini menghubungkan aktivitas ekonomi antara Australia, Asia, hingga benua lainnya.

“Posisi tersebut memperkuat Makassar sebagai hub pergerakan barang, jasa, sekaligus tenaga kerja di kawasan Indonesia Timur,” jelas Appi dalam forum yang mengangkat tema "Ketahanan Nasional: Pengusaha Indonesia di Tengah Fragmentasi Global".

Investasi Asing Menguat: Lima Negara Penyumbang Terbesar

Data yang dipaparkan Appi menunjukkan tren realisasi investasi di Makassar mulai bangkit setelah sempat terkoreksi pada 2024. Pada 2025, terjadi rebound yang ditandai dengan meningkatnya investasi asing atau Foreign Direct Investment (FDI) sekaligus pertumbuhan investasi dalam negeri.

Lima negara tercatat memiliki nilai investasi besar di Kota Makassar, yakni Malaysia, Singapura, Hong Kong, China, dan Jepang.

Appi menambahkan, investasi menjadi sektor penting bagi Makassar karena kota ini tidak memiliki sumber daya alam seperti sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan. Karena itu, Pemkot Makassar berupaya memastikan kemudahan, hospitality, serta jaminan bagi investor yang ingin mengembangkan usaha di Makassar.

Pada kesempatan yang sama, forum ini juga menghadirkan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, M Jusuf Kalla, serta sejumlah pembicara lain seperti Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan Asrul Sani, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, dan Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong.

Follow www.topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks