Pencarian

KPU Wacanakan Dapil Sulsel Jadi Empat, Bacaleg Petahana Makassar Terancam Gagal ke Senayan

Rabu, 09 September 2026 • 07:17:31 WIB
KPU Wacanakan Dapil Sulsel Jadi Empat, Bacaleg Petahana Makassar Terancam Gagal ke Senayan
Wacana penataan dapil Pemilu 2029 di Sulsel menjadi perhatian sejumlah partai politik di Makassar.

MAKASSAR — Wacana ini mengemuka di tengah persiapan tahapan Pemilu 2029. Jika direalisasikan, Makassar yang memiliki lebih dari 1,2 juta penduduk atau sekitar 900 ribu pemilih wajib pilih, berpeluang digabung dengan Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, dan Kota Parepare dalam satu dapil baru.

Prinsip Penataan Dapil dan Sikap KPU Sulsel

Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Ahmad Adiwijaya, mengakui wacana pembagian empat dapil tersebut merupakan domain atau wilayah kerja KPU RI. Meski begitu, pihaknya bisa memberikan sejumlah masukan.

"Pada dasarnya penataan dapil di semua tingkatan dilakukan berdasarkan prinsip yang diatur dalam UU 7/2017 tentang Pemilu," ujar Ahmad Adiwijaya, Selasa (8/9).

Prinsip yang dimaksud mencakup kesetaraan nilai suara, ketaatan pada proporsionalitas, integralitas wilayah, kohesivitas, dan kesinambungan. "Prinsip di ataslah yang dijadikan pedoman dalam penataan dapil untuk memastikan pemilu berjalan secara demokratis," jelasnya.

Namun, anggota KPU Sulsel lainnya, Hasruddin Husain, menegaskan diskursus ini belum pernah dibahas secara resmi di internal penyelenggara. Ia menilai masukan dari luar bisa memperkaya isu penataan, tetapi tahapan resminya baru dimulai tahun depan.

Nasdem: Target Tinggi, Petahana Bisa Terdampak

Di sisi partai politik, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, membenarkan wacana penambahan dapil. Perubahan ini dinilai tidak masalah bagi calon baru, tapi bisa mengubah posisi petahana.

"Sebagai bacaleg pendatang baru tidaklah masalah, namun bagi teman-teman petahana tentu perubahan bisa tak sama," ujar Cicu, sapaan akrabnya yang juga Ketua DPRD Provinsi Sulsel.

Cicu berencana maju ke Senayan dengan mengandalkan basis di Kota Makassar. Nasdem juga tetap mengandalkan petahana seperti Rudianto Lallo, Ahmad Daeng Sere, Teguh Iswara Suardi, dan Eva Stevani Rataba.

"Partai Nasdem Sulsel diberi target tinggi, sehingga kami harus bekerja maksimal, sesuai arahan DPP Nasdem," jelas Cicu yang pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Sulsel.

Golkar Tunggu Perkembangan

Legislator Golkar Sulsel, Rahman Pina, ikut menyoroti wacana pemekaran dapil menjadi empat yang dinilainya memiliki plus dan minus. Pria yang akrab disapa RP ini sudah empat kali lolos ke parlemen, dua kali di Makassar dan dua kali terakhir di Provinsi Sulsel.

Meski banyak pihak mendorongnya maju ke Senayan, Sekretaris DPD I Golkar Sulsel ini belum mengambil keputusan. "Nantilah dilihat perkembangannya," ujar RP.

Kalaupun nanti maju, RP kemungkinan besar tetap menjadikan Makassar sebagai pendulang suara signifikan. Perubahan dapil ini pun menjadi penentu strategi politik para calon menuju Pemilu 2029.

Follow www.topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritakotamakassar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks