TAKALAR — Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Takalar Muhammad Sayuti mengatakan pemetaan pegawai akan dipakai dalam sistem manajemen talenta. Pemerintah menggabungkan penilaian kinerja dan potensi untuk mengetahui ASN yang punya peluang lebih besar mengembangkan karier.
"Jadi, manajemen talenta bertujuan mendapatkan orang yang tepat di posisi yang tepat atau the right man on the right place guna mengisi suksesi kepemimpinan dan jabatan strategis," kata Sayuti kepada detiksulsel, Sabtu (31/10/2026).
Sembilan Kotak Matriks Jadi Alat Pemetaan ASN
Pemkab Takalar memakai nine-box matrix atau sembilan kotak matriks manajemen talenta untuk mengelompokkan ASN. Dua sumbu penilaian dipakai: kinerja dan potensi.
Dari pemetaan itu, pemerintah bisa mengidentifikasi pegawai yang siap dipersiapkan mengisi jabatan strategis. Pengelompokan dilakukan per kuadran, bukan berdasarkan kedekatan atau masa kerja semata.
"Pegawai yang berada di kuadran atas, kinerja tinggi dan potensi tinggi, otomatis masuk ke dalam kelompok rencana suksesi," jelasnya.
Jalur Promosi Dibuka Lebih Transparan bagi ASN Berprestasi
Hasil profiling juga memberi gambaran arah pengembangan karier tiap pegawai. ASN dengan talenta unggul memperoleh kesempatan promosi yang lebih terbuka.
"Bagi pegawai, hasil profiling memberikan kejelasan jalur pengembangan karier. Mereka yang memiliki talenta unggul memiliki kesempatan lebih transparan untuk dipromosikan lebih cepat," tuturnya.
Bagi pemerintah daerah, pemetaan ini menjadi dasar menyiapkan calon pemimpin berdasarkan rekam jejak kinerja dan potensi. Regenerasi kepemimpinan di lingkungan Pemkab Takalar diharapkan berjalan lebih terarah dan berbasis data.
Data Kinerja Jadi Rujukan Penyusunan Suksesi
Sayuti menuturkan, hasil profiling memberikan gambaran mengenai arah pengembangan karier setiap pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten. Pemetaan dilakukan agar penyusunan rencana suksesi tidak lagi bersandar pada penilaian subjektif.
Dengan begitu, ASN yang masuk kelompok rencana suksesi bisa dipersiapkan sejak awal. Proses regenerasi kepemimpinan di Pemkab Takalar pun diharapkan berjalan lebih terarah dan berbasis data.