Pencarian

Kapolda Sulsel Soroti Maros Masuk 3 Besar Daerah Angka Kejahatan Tertinggi, Geng Motor Libatkan Anak Usia Sekolah

Rabu, 04 November 2026 • 15:01:31 WIB
Kapolda Sulsel Soroti Maros Masuk 3 Besar Daerah Angka Kejahatan Tertinggi, Geng Motor Libatkan Anak Usia Sekolah
Kapolda Sulsel menyampaikan data angka kejahatan dalam pertemuan dengan masyarakat dan kepala daerah di Maros.

MAROS — Kunjungan kerja perdana Awal ke Polres Maros juga diisi pertemuan dengan masyarakat dan kepala daerah setempat. Kapolda yang merupakan putra daerah kelahiran Makassar itu menilai penindakan hukum saja tidak cukup menyelesaikan persoalan kriminalitas di wilayah penyangga Kota Makassar tersebut.

Data Kejahatan: Makassar, Gowa, Maros di Peringkat Teratas

Berdasarkan data yang dipelajarinya, wilayah dengan angka kejahatan tertinggi di Sulawesi Selatan masih didominasi Kota Makassar, disusul Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros. Peringkat berikutnya ditempati wilayah hukum Polres Pelabuhan dan Kabupaten Bone.

"Pertama itu Makassar pastinya, terus Gowa dan Maros, serta di Polres Pelabuhan," ungkap Awal, Rabu (4/11/2026).

Geng Motor hingga Narkoba Libatkan Anak 13-17 Tahun

Awal menyoroti maraknya kenakalan remaja, peredaran narkoba, minuman keras, hingga aksi berandal motor yang melibatkan anak-anak berusia 13 hingga 17 tahun. Sebagian aksi kejahatan dan kelompok jalanan di Maros melibatkan anak usia sekolah.

Ia meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hari. Kapolda juga mendorong Pemkab Maros memperketat regulasi peredaran minuman keras untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kalau perlu Pak Bupati bikin aturan anak di bawah umur itu tidak diperkenankan berkeliaran di luar rumah di jam tertentu pada malam hari," lanjutnya.

Bupati Maros: Pelaku Geng Motor Kebanyakan dari Makassar

Bupati Maros AS Chaidir Syam mengakui posisi strategis Maros sebagai daerah penyangga Kota Makassar menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, sebagian pelaku aksi geng motor yang ditemukan di Maros berasal dari Makassar.

"Iya karena memang kasus-kasus seperti geng motor ini kita bisa lihat itu mereka kebanyakan datang dari Makassar," sebut Chaidir.

Chaidir mengapresiasi jajaran Polres Maros yang rutin menggelar operasi untuk menjaga keamanan wilayah, terutama pada malam akhir pekan yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.

Kapolda Minta Stakeholder Bandara Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Awal menilai upaya pencegahan harus dibarengi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembukaan kesempatan kerja bagi warga setempat. Ia meminta sektor industri dan pemangku kepentingan di Maros, termasuk pengelola bandara, memberi perhatian terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.

"Stakeholder bandara juga punya kesempatan memberikan pekerjaan bagi masyarakat di Kabupaten Maros, ya harus diprioritaskan," tegasnya.

Kunjungan perdana Kapolda ke Polres Maros menjadi sinyal bahwa persoalan kriminalitas di wilayah penyangga Makassar akan ditangani lewat kombinasi penindakan, pengawasan anak, dan pembukaan lapangan kerja lokal.

Follow www.topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: menitindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks