Keputusan Samsung membuka kembali akses Samsung Care+ ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang kerap khawatir dengan biaya perbaikan layar pecah, kerusakan akibat air, atau masalah hardware lainnya. Layanan proteksi berbayar ini sebenarnya sudah lama tersedia, namun biasanya hanya bisa diaktifkan dalam waktu terbatas sejak pembelian perangkat baru.
Layanan ini mencakup perlindungan terhadap kerusakan fisik seperti retak pada layar, kerusakan akibat cairan, hingga masalah komponen internal di luar garansi standar pabrik. Samsung juga menawarkan opsi perbaikan di tempat atau penggantian perangkat jika kerusakan dinilai tidak bisa diperbaiki.
Bagi pengguna di Indonesia, skema proteksi serupa sebenarnya sudah tersedia melalui program Samsung Care+ untuk perangkat flagship seperti Galaxy S series dan Galaxy Z series. Namun, detail harga dan cakupan spesifik untuk pembukaan pendaftaran gelombang kedua ini perlu dicek langsung melalui aplikasi Samsung Members atau situs resmi Samsung Indonesia.
Banyak pengguna baru sadar pentingnya asuransi perangkat setelah ponsel mereka mengalami insiden — layar retak jatuh dari saku, atau terkena tumpahan kopi saat di meja kerja. Pada titik itu, biaya perbaikan bisa mencapai jutaan rupiah, bahkan untuk kerusakan yang terlihat sepele.
Samsung Care+ hadir sebagai solusi dengan biaya bulanan atau tahunan yang lebih terprediksi. Dengan premi yang dibayarkan secara rutin, pengguna tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam saat insiden terjadi. Ini model proteksi yang lazim di pasar smartphone global, dan Samsung mencoba memperluas adopsinya di Indonesia.
Pengguna yang tertarik bisa mengakses opsi pendaftaran melalui aplikasi Samsung Members. Biasanya, menu pendaftaran Samsung Care+ akan muncul di halaman utama atau di bagian "Benefits". Prosesnya melibatkan verifikasi perangkat dan pemilihan paket perlindungan yang sesuai — apakah untuk satu tahun atau dua tahun.
Sayangnya, Samsung belum merilis pernyataan resmi soal batas waktu pendaftaran gelombang kedua ini untuk pasar Indonesia. Pengguna disarankan segera mengecek ketersediaan di akun Samsung mereka masing-masing sebelum jendela kesempatan ini ditutup kembali.
Layanan proteksi tambahan seperti Samsung Care+ memang bukan barang baru di industri ponsel. Apple misalnya, sudah lama memiliki AppleCare+ yang populer di kalangan pengguna iPhone. Kini Samsung memberikan fleksibilitas lebih dengan membuka pendaftaran di luar momen pembelian pertama — sebuah langkah yang patut dimanfaatkan oleh pemilik perangkat Samsung yang belum terlindungi.