MAKASSAR — Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Gowa yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 embarkasi Makassar telah tiba dengan selamat di Asrama Haji Sudiang. Mereka disambut langsung oleh Penjabat Bupati Gowa, Husniah Talenrang, yang hadir untuk memastikan proses kepulangan berjalan lancar.
Husniah Talenrang tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 Wita. Ia menyapa satu per satu jemaah yang baru turun dari bus. Beberapa jemaah tampak melepas rindu dengan keluarga yang sudah menunggu di area asrama.
"Alhamdulillah, kami bersyukur karena seluruh jemaah haji Gowa Kloter 1 tiba dalam keadaan sehat. Ini adalah anugerah yang patut kita syukuri bersama," ujar Husniah di sela-sela penyambutan.
Dalam rombongan tersebut, terdapat jemaah tertua bernama H. Mappiase yang berusia 86 tahun, asal Kecamatan Bajeng. Sementara itu, jemaah termuda adalah Muh. Alif Fadhil, seorang mahasiswa berusia 21 tahun asal Kecamatan Pallangga.
Husniah secara khusus mendekati jemaah lansia untuk menanyakan kondisi kesehatan mereka. Ia meminta petugas kesehatan untuk terus memantau kondisi para jemaah selama di asrama sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Gowa telah menyiapkan sejumlah bus untuk mengantar jemaah dari Asrama Haji Sudiang ke titik kumpul di masing-masing kecamatan. Pendampingan dari tim kesehatan dan petugas sosial juga disiagakan selama perjalanan darat.
Husniah berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan setelah menempuh perjalanan panjang. Ia juga mengimbau keluarga yang menjemput untuk tidak berdesakan dan mengutamakan keselamatan.
"Setelah menunaikan ibadah haji, mari kita jaga predikat haji mabrur dengan terus meningkatkan ketakwaan dan memberikan manfaat bagi sesama," tambahnya.
Kepulangan 384 jemaah ini merupakan bagian dari gelombang pertama pemulangan jemaah haji asal Sulsel. Sebelumnya, jemaah haji dari kabupaten lain juga telah tiba secara bertahap sejak beberapa hari lalu.
Pemerintah daerah memastikan koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa berjalan baik untuk mengantisipasi kendala di lapangan, termasuk potensi kepadatan lalu lintas di sekitar Asrama Haji Sudiang.