MAKASSAR — Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Makassar resmi memiliki nahkoda baru. Dr. Ir. Yasdin, S.Pd, M.Pd, M.Sc, IPM, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Kantor Perwakilan DPD RI Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, pada Sabtu (23/5/2026) malam.
Ia menggantikan Syamsu Alam, dosen bisnis digital Fakultas Ekonomi UNM. Sidang Musda dipimpin oleh mantan Sekretaris Pemuda ICMI Sulsel, Erwin Saputra. Organisasi sayap pemuda ini berkomitmen membangun masyarakat lewat pendidikan dan kegiatan sosial.
Siapa Yasdin? Dari Tukang Cuci Mobil hingga Doktor
Yasdin lahir di Desa Kaluku, Kecamatan Pitumpanua, Wajo, pada 2 Februari 1987. Sejak kecil, ia sudah terbiasa kerja keras—mulai menanam padi hingga mencari telur bebek untuk dijual. Saat SMP, ia menjadi tukang cuci mobil. Saat SMA, ia bekerja sebagai tukang catat meteran listrik.
Kebiasaan itu berlanjut hingga kuliah di Makassar. Ia aktif berorganisasi dan pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Otomotif (HMO) FT UNM periode 2008-2009 serta Presiden Mahasiswa FT UNM periode 2009-2010. Tak hanya itu, ia juga bergabung di UKM Seni UNM selama tiga tahun. Sebagai aktivis, ia mengaku pernah dipukul pentungan dan ditangkap polisi saat demonstrasi.
Pernah Jadi Jurnalis Sebelum Kembali ke Kampus
Setelah lulus, Yasdin sempat bekerja sebagai jurnalis di Tribun Timur. Minatnya pada jurnalistik tumbuh dari kegemaran membaca berita perjuangan dan terinspirasi dari Soe Hock Gie. Selama di media, ia juga aktif menulis puisi dan naskah teater. Tiga tahun kemudian, ia meninggalkan dunia jurnalistik untuk melanjutkan studi doktor di Universitas Negeri Yogyakarta.
Sejak 2015, ia menjadi dosen tetap Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FT UNM. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Riset dan Penguatan Inovasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNM periode 2019-2023.
Riwayat Pendidikan: S2 di UGM hingga Program Insinyur
Yasdin menempuh pendidikan S1 di Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FT UNM (2005-2010), lalu S2 di Pendidikan Teknologi Kejuruan PPs UNM (2010-2013). Ia juga mengambil S2 kedua di Teknik Industri UGM (2016-2019) dan meraih gelar doktor dari Pendidikan Teknologi Kejuruan UNY (2013-2017). Tak berhenti di situ, ia menyelesaikan Program Insinyur di Universitas Brawijaya (2020-2021).
Organisasi: Dari HMI hingga Persatuan Insinyur Indonesia
Pengalaman organisasinya panjang. Ia pernah bergabung di Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Wajo (Hipermawa) pada 2005, Himpunan Mahasiswa Islam pada 2006, hingga Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Makassar periode 2019-2022. Ia juga tercatat sebagai anggota Persatuan Insinyur Indonesia sejak 2021 dan aktif di Ikatan Keluarga Mahasiswa Sulawesi Selatan cabang Yogyakarta.
Minat dan Hobi: Sepak Bola hingga Futsal
Di sela kesibukan akademik dan organisasi, Yasdin gemar berolahraga seperti sepak bola, futsal, dan bulu tangkis. Ia dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan di Makassar.