Pencarian

Realisasi TKD Sulsel Capai Rp14,15 Triliun hingga Juni 2026, Makassar Jadi Penerima Terbesar

Senin, 03 Agustus 2026 • 20:55:31 WIB
Realisasi TKD Sulsel Capai Rp14,15 Triliun hingga Juni 2026, Makassar Jadi Penerima Terbesar
Realisasi transfer ke daerah (TKD) Sulawesi Selatan mencapai Rp14,15 triliun hingga Juni 2026, dengan Kota Makassar sebagai penerima tertinggi.

MAKASSAR — Aliran dana transfer pusat ke Sulawesi Selatan berjalan lancar pada semester pertama tahun ini. Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPb Sulsel, Angkaswantoro, melaporkan realisasi TKD menembus Rp14,15 triliun atau 52,86 persen dari pagu Rp26,77 triliun. Distribusi dana disebut merata ke seluruh wilayah.

"Seluruh daerah di Sulawesi Selatan dapat merasakan manfaat aliran dana tersebut secara lebih merata," ujarnya di Makassar, Senin (3/8/2026).

Penyerapan yang mendekati pagu di hampir semua daerah mencerminkan proses birokrasi transfer yang efisien sejak awal tahun anggaran. Selisih realisasi dengan pagu relatif kecil, menunjukkan kesehatan penyerapan anggaran di tingkat pemda.

Kota Makassar Penerima Tertinggi, Disusul Gowa dan Luwu Timur

Berdasarkan data Kemenkeu Perwakilan Sulsel, Kota Makassar mencatat realisasi tertinggi dengan Rp1,12 triliun dari pagu Rp2,03 triliun. Kabupaten Gowa berada di posisi kedua dengan realisasi Rp710,32 miliar dari pagu Rp1,34 triliun.

Kabupaten Luwu Timur menyusul dengan realisasi Rp646,43 miliar dari pagu Rp1,21 triliun. Kabupaten Luwu Utara menyerap Rp540,02 miliar dari pagu Rp1,03 triliun, sementara Kabupaten Luwu merealisasikan Rp557,44 miliar dari pagu Rp1,07 triliun.

Di wilayah Ajatappareng, Kabupaten Pinrang merealisasikan Rp493,11 miliar dari pagu Rp940,31 miliar. Kabupaten Barru menyerap Rp316,63 miliar dari pagu Rp590,70 miliar, disusul Kota Parepare Rp269,91 miliar, dan Kabupaten Enrekang Rp399,20 miliar.

Realisasi TKD di Mamminasata dan Wilayah Selatan

Di kawasan Mamminasata, Kabupaten Maros menyerap Rp507,43 miliar dari pagu Rp959,11 miliar. Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) merealisasikan Rp514,51 miliar dari pagu Rp969,11 miliar.

Kabupaten Takalar mencatat realisasi Rp420,42 miliar, Kabupaten Jeneponto Rp442,51 miliar, dan Kabupaten Bantaeng Rp320,07 miliar. Di wilayah selatan dan timur, Kabupaten Bulukumba menyerap Rp537,04 miliar dari pagu Rp1,01 triliun.

Kabupaten Kepulauan Selayar merealisasikan Rp375,70 miliar, sementara Kabupaten Sinjai menyerap Rp406,54 miliar dari pagu Rp760,56 miliar. Di kawasan Toraja, Kabupaten Tana Toraja mencatat realisasi Rp408,70 miliar dan Toraja Utara Rp391,04 miliar.

Kota Palopo dan Parepare Catat Realisasi Terendah

Dari total 24 kabupaten/kota, Kota Palopo menjadi daerah dengan serapan dana terkecil, yakni Rp293,98 miliar dari pagu Rp532,28 miliar. Kota Parepare menyusul dengan realisasi Rp269,91 miliar dari pagu Rp517,20 miliar.

Meski jumlahnya paling kecil, kedua kota tersebut tetap mencatat persentase penyerapan di atas 50 persen dari pagu masing-masing. Capaian ini sejalan dengan tren umum di seluruh Sulsel yang menunjukkan distribusi relatif berimbang.

Angkaswantoro menambahkan, tren positif ini diharapkan berlanjut hingga akhir tahun anggaran. Pihaknya terus memantau penyaluran agar seluruh pagu Rp26,77 triliun dapat direalisasikan tepat waktu untuk membiayai pelayanan publik di daerah.

Follow www.topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulsel.suara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks