TAKALAR — Bupati Takalar H. Mohammad Firdaus Daeng Manye mendatangi UPT SMP Negeri 1 Polongbangkeng Utara (Polut) di Kelurahan Palleko dalam rangka inspeksi mendadak (sidak). Kunjungan ini dilakukan sekitar pukul 10.00 Wita pada Rabu pekan lalu.
Dalam sidak tersebut, Bupati Daeng Manye didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Dody Ryan Saputra, serta Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Mursalim Lewa. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala UPT SMPN 1 Polut, Hasiniah S., beserta jajaran tenaga pendidik dan staf tata usaha.
Bupati tidak hanya berkeliling melihat kondisi ruang kelas dari luar. Ia menyempatkan diri masuk ke beberapa kelas untuk berinteraksi langsung dengan siswa yang sedang mengikuti pelajaran. Para guru yang tengah bertugas mengajar juga sempat berdialog dengan orang nomor satu di Takalar itu.
Suasana pertemuan antara pihak sekolah dan rombongan pemerintah daerah berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara eksekutif dan institusi pendidikan di lapangan.
Selain memantau aktivitas pembelajaran dan kedisiplinan, Bupati Daeng Manye juga melakukan pengecekan rinci terhadap ketersediaan dan kondisi sarana prasarana sekolah. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh fasilitas penunjang pendidikan masih berfungsi baik, terawat, dan layak digunakan.
Pemkab Takalar menargetkan lingkungan belajar yang kondusif dan nyaman bagi siswa. Menurut Bupati, fasilitas yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian prestasi peserta didik.
Kegiatan pemantauan ini tidak hanya menyasar SMP. Pemerintah Kabupaten Takalar secara rutin melakukan sidak ke seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK/PAUD, SD, SMP, hingga SMA dan SMK. Baik sekolah negeri maupun swasta di seluruh wilayah Kabupaten Takalar masuk dalam daftar pemantauan.
Langkah ini merupakan wujud perhatian serius Pemkab Takalar terhadap kemajuan dunia pendidikan di daerah. Sidak dilakukan secara berkala untuk menjaga mutu pengajaran dan kenyamanan warga sekolah.