MAKASSAR — Sri Santi, perempuan asal Sulawesi Selatan yang merantau ke Bali, membuktikan bahwa produk budaya lokal bisa bersaing di kancah global. Melalui usaha yang diberi nama Santi Souvenir, ia memproduksi berbagai souvenir berupa baju adat miniatur dan aksesori khas Nusantara yang kini telah menembus pasar internasional.
Produk-produk yang dihasilkan Sri Santi tidak hanya diminati wisatawan yang berkunjung ke Bali, tetapi juga telah dikirim ke Amerika Serikat, Belanda, dan Jepang. Pemasaran dilakukan secara daring melalui platform e-commerce dan media sosial, menjangkau pembeli dari berbagai negara yang tertarik dengan keunikan budaya Indonesia.
Sri Santi memulai usahanya pada 2017 dengan modal terbatas. Ia berjualan di Pasar Seni Sukawati, Gianyar, Bali, salah satu pusat oleh-oleh favorit wisatawan. Awalnya, ia hanya menawarkan gantungan kunci dan magnet kulkas bermotif baju adat dari beberapa daerah di Indonesia.
Perlahan, ia mengembangkan variasi produk menjadi miniatur baju adat yang lebih detail, lengkap dengan aksesori seperti mahkota dan selendang. Bahan yang digunakan pun dipilih yang berkualitas agar tahan lama dan cocok dijadikan cinderamata.
Sri Santi mengaku bahwa inovasi menjadi kunci utama usahanya bisa bertahan dan berkembang. Ia terus memperbarui desain produknya agar sesuai dengan selera pasar, termasuk menambahkan elemen dari budaya populer tanpa menghilangkan nilai tradisional.
Selain itu, ia aktif memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan Facebook untuk mempromosikan dagangannya. Foto-foto produk yang estetik dan penggunaan tagar yang tepat membuat akunnya mudah ditemukan calon pembeli dari luar negeri.
Dari usaha yang dirintis sendiri, Sri Santi kini mengantongi omzet puluhan juta rupiah setiap bulannya. Ia juga telah mempekerjakan beberapa perajin lokal di Bali untuk membantu proses produksi, terutama saat permintaan meningkat menjelang musim liburan.
Ke depan, ia berencana memperluas jangkauan pasar ke negara-negara Asia lainnya, seperti Korea Selatan dan Malaysia. Ia juga tengah menjajaki kerja sama dengan galeri seni di luar negeri untuk memamerkan produk-produknya sebagai bagian dari promosi budaya Indonesia.
Menurut Sri Santi, keunikan dan nilai cerita di balik setiap produk menjadi daya tarik utama. Setiap miniatur baju adat yang ia jual tidak hanya sekadar barang, tetapi juga mewakili identitas budaya dari 34 provinsi di Indonesia. Pembeli asing, katanya, sering tertarik karena ingin membawa pulang "sepotong Indonesia" yang autentik.
Ia juga memastikan bahwa setiap pesanan dikemas dengan rapi dan dilengkapi deskripsi singkat tentang asal-usul baju adat tersebut, menambah nilai edukatif bagi pembeli di luar negeri.
Di mana saya bisa membeli produk Sri Santi?
Produk Sri Santi dapat dibeli secara langsung di tokonya di Pasar Seni Sukawati, Gianyar, Bali, atau melalui akun Instagram resmi Santi Souvenir.
Apakah produk ini bisa dikirim ke luar negeri?
Ya, Sri Santi melayani pengiriman ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Biaya pengiriman disesuaikan dengan berat paket dan tujuan.
Berapa kisaran harga souvenir baju adat buatan Sri Santi?
Harga produk bervariasi, mulai dari Rp 15.000 untuk gantungan kunci sederhana hingga Rp 150.000 untuk miniatur baju adat dengan detail lengkap.