Pencarian

PLN Kena Gangguan Listrik di Sejumlah Daerah, Stok Batu Bara Dipastikan Aman

Jumat, 12 Juni 2026 • 17:56:01 WIB
PLN Kena Gangguan Listrik di Sejumlah Daerah, Stok Batu Bara Dipastikan Aman
Gangguan listrik di beberapa daerah Sulawesi Selatan tidak disebabkan kelangkaan batu bara.

SULAWESI SELATAN — Gangguan kelistrikan yang terjadi di beberapa daerah dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran publik akan terulangnya krisis pasokan batu bara seperti awal 2022. Namun, pemerintah bergerak cepat membantah spekulasi tersebut.

Stok Batu Bara Aman, Bukan Penyebab Padam

Sekjen Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, menegaskan bahwa stok batu bara untuk pembangkit listrik PLN saat ini dalam kondisi normal. Ia menyebut koordinasi antara Kementerian ESDM dan PLN sudah berlangsung intensif, bahkan sejak malam sebelumnya.

"Hari kemarin ada pertemuan Pak Menteri dengan PLN. Hari ini kayaknya Pak Dirjen Gatrik juga lagi ada rapat dengan direksinya," kata Erani di Kementerian ESDM, Jumat (12/6/2026).

Pernyataan ini sekaligus menepis kekhawatiran akan krisis pasokan batu bara. Menurut Erani, kebutuhan batu bara PLN sudah ditetapkan sejak awal dan tidak ada gangguan pasokan berarti. "Secara umum sih nggak ada, seharusnya nggak ada," tegasnya.

Menteri Bahlil Buka Suara soal Gangguan Teknis

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga angkat bicara. Ia membantah keras isu kelangkaan batu bara sebagai penyebab pemadaman. Menurutnya, penugasan pasokan batu bara untuk PLN sudah mencapai 170 juta ton, angka yang dinilai cukup untuk kebutuhan nasional.

"Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka itu tidak benar," ujar Bahlil di Istana Negara, Jumat (12/6/2026).

Bahlil menjelaskan, berdasarkan data yang diterima Kementerian ESDM, gangguan justru berasal dari kendala teknis pada sejumlah peralatan pembangkit dan sistem kelistrikan. "Memang ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan oleh PLN. Dan kita akan selesaikan dalam waktu secepatnya," tambahnya.

PLN Diminta Percepat Perbaikan, Masyarakat Harap Sabar

Pemerintah kini meminta PLN untuk segera mengidentifikasi dan memperbaiki titik-titik gangguan teknis tersebut. Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) disebut rutin berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat.

Erani pun memastikan bahwa kondisi saat ini tidak akan memicu krisis berkepanjangan seperti yang sempat terjadi pada awal 2022. "Nggak, insya Allah sih nggak. Kan Pak Menteri kemarin sudah menyampaikan pernyataan (kalau stok aman)," tutupnya.

Bagi masyarakat yang terdampak pemadaman, pemerintah berharap dapat bersabar. Koordinasi antara regulator dan operator kelistrikan terus diperkuat demi mengembalikan pasokan listrik ke kondisi normal secepatnya.

Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks