Pencarian

Harga Emas Pegadaian Naik Kamis Ini, Antam Rp 2,665 Juta per Gram

Kamis, 10 September 2026 • 12:35:31 WIB
Harga Emas Pegadaian Naik Kamis Ini, Antam Rp 2,665 Juta per Gram
Harga emas Pegadaian naik pada Kamis dengan Antam dibanderol Rp 2.665.000 per gram.

SULAWESI SELATANJakarta — Kenaikan harga emas Pegadaian hari ini tidak seragam tipisnya. Galeri24 ukuran 1 gram dipatok Rp 2.574.000, Antam Rp 2.665.000, dan UBS Rp 2.600.000. Dibandingkan posisi Rabu (9/9/2026), Galeri24 naik Rp 14.000 per gram, sedangkan Antam dan UBS masing-masing naik Rp 15.000 per gram.

Antam tetap jadi pilihan termahal di antara ketiganya. Selisihnya dengan Galeri24 mencapai Rp 91.000 per gram, sementara dengan UBS sekitar Rp 65.000 per gram.

Rincian Harga per Ukuran

Pegadaian menyediakan pilihan ukuran yang berbeda untuk tiap merek. Galeri24 paling fleksibel, mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Antam dibatasi sampai 100 gram, sedangkan UBS tersedia hingga 500 gram.

  • Galeri24: 0,5 gram Rp 1.350.000; 2 gram Rp 5.085.000; 5 gram Rp 12.620.000; 10 gram Rp 25.172.000; 25 gram Rp 62.591.000; 50 gram Rp 125.081.000; 100 gram Rp 250.039.000; 250 gram Rp 623.562.000; 500 gram Rp 1.247.124.000; 1.000 gram Rp 2.494.247.000
  • Antam: 0,5 gram Rp 1.384.000; 2 gram Rp 5.268.000; 3 gram Rp 7.877.000; 5 gram Rp 13.094.000; 10 gram Rp 26.132.000; 25 gram Rp 65.201.000; 50 gram Rp 130.321.000; 100 gram Rp 260.563.000
  • UBS: 0,5 gram Rp 1.405.000; 2 gram Rp 5.159.000; 5 gram Rp 12.747.000; 10 gram Rp 25.361.000; 25 gram Rp 63.278.000; 50 gram Rp 126.297.000; 100 gram Rp 252.493.000; 250 gram Rp 631.046.000; 500 gram Rp 1.260.610.000

Harga di Pegadaian bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar. Angka yang tercantum hanya berlaku pada saat transaksi dilakukan.

Pendorong: Dolar Melemah, Minyak Melonjak

Di pasar global, harga emas spot naik 1,5% ke US$ 4.418,71 per ons pada Rabu. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga menguat 0,6% ke US$ 4.464,30 per ons.

Direktur perdagangan logam High Ridge Futures, David Meger, menilai pasar emas sedang mendapat angin. "Dalam beberapa waktu terakhir, ada sedikit skenario yang mendukung pasar emas karena dolar berada di bawah tekanan," kata Meger.

Indeks dolar AS berada di dekat level terendah dalam dua pekan. Posisi ini membuat emas yang dihargai dalam dolar jadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.

Faktor kedua datang dari harga minyak yang menembus US$ 100 per barel seiring konflik yang meluas di Timur Tengah. Kepala Analisis Pasar StoneX, Rhona O'Connell, menyebut kenaikan itu mendorong inflasi, tetapi penyebabnya — gangguan angkutan dan rantai pasokan — turut menaikkan imbal hasil obligasi.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun sempat menyentuh level tertinggi sejak November 2023 sebelum kembali turun.

Yang Dinanti Pasar Pekan Ini

Investor kini menunggu data Producer Price Index (PPI) AS yang dirilis Kamis dan data inflasi konsumen pada Jumat. Keduanya jadi petunjuk apakah The Fed akan menaikkan suku bunga untuk meredam tekanan harga.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan sekitar 60% peluang kenaikan suku bunga dalam pertemuan kebijakan The Fed pekan depan.

Bagi nasabah Pegadaian, arah data inflasi AS itu bakal menentukan apakah tren kenaikan harga emas berlanjut pekan depan atau berbalik turun. Sejauh ini, tiga hari terakhir harga emas di Pegadaian masih bergerak di zona hijau.

Follow www.topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks