Pencarian

Speedboat Tenggelam di Perairan Maluku Barat Daya, Delapan Penumpang Masih Hilang Setelah Cuaca Buruk Hantam Kapal

Sabtu, 13 Juni 2026 • 14:34:01 WIB
Speedboat Tenggelam di Perairan Maluku Barat Daya, Delapan Penumpang Masih Hilang Setelah Cuaca Buruk Hantam Kapal
Tim SAR gabungan terus mencari delapan penumpang speedboat yang tenggelam di Perairan Pulau Dai, Maluku Barat Daya.

AMBON — Delapan penumpang speedboat yang tenggelam di sekitar Perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), hingga Sabtu (13/6) belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih berupaya melakukan pencarian di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Speedboat tersebut berangkat dari Desa Sinairusi menuju Tepa, Kecamatan Pulau Babar, pada Kamis (11/6). Di tengah perjalanan, kapal dihantam cuaca buruk di sekitar Perairan Pulau Dai dan tenggelam.

Dua Penumpang Selamat Berenang ke Desa Terdekat

Dua dari sepuluh penumpang berhasil menyelamatkan diri. Mereka adalah Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42). Keduanya berenang kembali ke Desa Sinairusi dan langsung melapor ke warga setempat.

"Saat ini para korban belum ditemukan dan kami sementara melakukan koordinasi dengan pemilik speedboat yang digunakan para penumpang," kata Kepala BPBD Kabupaten MBD, Jemmy Lico, saat dihubungi dari Ambon.

Pencarian Awal Terkendala Cuaca dan BBM

Sejak musibah terjadi, masyarakat bersama BPBD MBD telah melakukan pencarian menggunakan tiga unit speedboat dan KM Teifelin. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil. Pencarian awal juga terkendala cuaca buruk dan terbatasnya pasokan bahan bakar.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, membenarkan laporan kecelakaan ini diterima pada Jumat (12/6) pukul 08.30 WIT. Operasi SAR langsung dilakukan setelahnya.

Lokasi Kejadian: 264 Mil dari Ambon

Berdasarkan data Basarnas, lokasi tenggelamnya speedboat berada pada koordinat 7°39'2.95"S, 129°38'27.61"E. Titik itu berjarak kurang lebih 264 nautical mile arah tenggara dari BRIN Ambon.

Pada 12 Juni 2026 pukul 09.30 WIT, Kansar Ambon berkoordinasi dengan Kepala Desa Sinairusi, Yance Ritiauw. Ia mengonfirmasi jumlah korban sebanyak sepuluh orang, dengan dua selamat dan delapan lainnya masih dalam pencarian.

Tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari delapan penumpang yang belum diketahui nasibnya. Cuaca di perairan Maluku Barat Daya masih menjadi kendala utama dalam operasi ini.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks