MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan dana sebesar Rp2,1 miliar untuk sektor pendidikan di wilayah kepulauan. Dana tersebut terbagi menjadi Rp900 juta untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Rp1,2 miliar untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bantuan ini mencakup perbaikan sarana prasarana sekolah dan beasiswa bagi siswa di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Bantuan Diserahkan Langsung di Pulau Barrang Lompo
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para siswa saat melakukan lawatan ke Pulau Barrang Lompo. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kota untuk memastikan anak-anak di wilayah kepulauan mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
"Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kota untuk memastikan anak-anak kita di wilayah kepulauan mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas," ujar Munafri dalam keterangan yang diterima di Makassar, Sabtu.
Kondisi Sekolah di Bone Tambu Terdampak Abrasi Pantai
Dalam kunjungan tersebut, wali kota juga meninjau langsung kondisi SMP Negeri 42 Satu Atap Bone Tambu di Pulau Bone Tambu. Sekolah tersebut saat ini terdampak abrasi pantai yang berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar. Pemerintah Kota Makassar menyatakan kondisi ini menjadi perhatian serius karena ancaman abrasi terus terjadi.
Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi langkah penanganan yang dibutuhkan agar fasilitas pendidikan tetap aman untuk jangka panjang. Selain itu, wali kota juga menyempatkan diri meninjau kondisi SD Inpres Barrang Caddi II yang berada di pulau yang sama.
Revitalisasi Sekolah dan Rumah Dinas Guru Masuk APBD 2027
Munafri memastikan revitalisasi sekolah akan menjadi prioritas dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027. Ia menyebut revitalisasi akan dilakukan secara maksimal terhadap sekolah jenjang SD dan SMP yang ada di Bone Tambu, termasuk fasilitas rumah dinas guru.
"Insya Allah pada APBD pokok tahun 2027, kita melakukan revitalisasi maksimal terhadap sekolah jenjang SD dan SMP yang ada di Bone Tambu, termasuk fasilitas rumah dinas guru," ujarnya.
Penyediaan rumah dinas dinilai penting untuk mendukung kelancaran rotasi kepala sekolah dan tenaga pendidik yang bertugas di wilayah kepulauan. Wali kota juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui kedisiplinan dan kehadiran tenaga pendidik di sekolah-sekolah pulau.
Pemerataan Pembangunan Hingga Wilayah Terluar
Kunjungan yang dipusatkan di Pulau Barrang Lompo dan Pulau Bone Tambu ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Makassar dalam menjawab aspirasi masyarakat kepulauan. Pemerintah kota memastikan masyarakat di wilayah terluar memperoleh akses layanan dan program pembangunan yang setara dengan wilayah daratan.
Bantuan pendidikan ini disalurkan melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar. Sejumlah siswa yang hadir menerima bantuan beasiswa yang diharapkan dapat mendukung keberlangsungan pendidikan mereka di tengah keterbatasan akses dan infrastruktur di wilayah kepulauan.