Pencarian

Daihatsu Ayla 1.0 Jadi Andalan Mobil Bekas City Car Pajak Murah, Ini 6 Rekomendasinya

Rabu, 03 Juni 2026 • 02:14:01 WIB
Daihatsu Ayla 1.0 Jadi Andalan Mobil Bekas City Car Pajak Murah, Ini 6 Rekomendasinya
Daihatsu Ayla 1.0 menjadi pilihan city car bekas dengan pajak tahunan di bawah Rp1,5 juta.

SULAWESI SELATAN — Radar Cirebon – Mobil bekas segmen city car masih jadi primadona bagi masyarakat yang butuh kendaraan praktis tanpa biaya operasional tinggi. Selain harga second-nya yang terjangkau, faktor pajak tahunan yang rendah menjadi daya tarik tersendiri. Umumnya, mobil di kelas Low Cost Green Car (LCGC) dengan mesin 1.000 cc hingga 1.200 cc memiliki nilai Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang jauh lebih kecil dibanding mobil bermesin besar.

Daihatsu Ayla 1.0: Pajak di Bawah Rp1,5 Juta per Tahun

Salah satu opsi paling populer di pasar mobil bekas adalah Daihatsu Ayla. Varian mesin 1.000 cc yang diproduksi antara 2013 hingga 2018 hanya membutuhkan biaya PKB sekitar Rp1 juta sampai Rp1,3 juta setiap tahunnya.

Keunggulan lain dari Ayla adalah konsumsi bahan bakarnya yang irit. Dimensi bodi yang kompak memudahkan manuver di jalan perkotaan dan area pemukiman sempit. Ketersediaan suku cadang yang melimpah juga menjadi nilai tambah karena biaya perawatan bisa ditekan seminimal mungkin.

Lima City Car Lain dengan PKB Rendah

Selain Ayla, ada beberapa model city car bekas lain yang layak diincar. Toyota Agya misalnya, yang merupakan saudara kembar Ayla, juga menawarkan pajak tahunan yang tak jauh berbeda. Begitu pula dengan Honda Brio generasi awal yang mesinnya 1.200 cc, PKB-nya masih tergolong ringan untuk ukuran mobil perkotaan.

Daftar lainnya mencakup Suzuki Karimun Wagon R yang terkenal irit, serta Hyundai i10 dan Kia Picanto yang mesinnya juga di bawah 1.200 cc. Kelima model ini rata-rata memiliki PKB di kisaran Rp1 juta hingga Rp1,5 juta, tergantung tahun produksi dan wilayah registrasi.

Memilih mobil bekas dengan PKB rendah bukan sekadar soal menghemat pengeluaran tahunan. Ini juga menjadi strategi cerdas untuk menekan total biaya kepemilikan jangka panjang, terutama bagi pengguna harian yang mobilitasnya tinggi di perkotaan.

Bagikan
Sumber: radarcirebon.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks