Pencarian

782 Jemaah Haji Asal Soppeng dan Sidrap Tiba di Makassar, PPIH Catat 16 Orang Wafat di Tanah Suci

Selasa, 02 Juni 2026 • 18:28:31 WIB
782 Jemaah Haji Asal Soppeng dan Sidrap Tiba di Makassar, PPIH Catat 16 Orang Wafat di Tanah Suci
Jemaah haji asal Soppeng dan Sidrap tiba di Makassar dalam kondisi sehat setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.

MAKASSAR — Kepulangan dua kloter perdana jemaah haji asal Sulawesi Selatan diwarnai suasana haru dan syukur. Kloter 1 yang didominasi jemaah asal Kabupaten Soppeng tiba lebih dulu, disusul Kloter 2 asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) keesokan harinya.

Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, H. Ikbal Ismail, mengapresiasi seluruh petugas yang mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga pemulangan. “Atas nama PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak atas terselenggaranya proses haji tahun ini dengan baik,” ujarnya dalam seremoni di Aula Arafah Asrama Haji Makassar.

16 Jemaah Wafat, Satu Masih Dirawat di Arab Saudi

Meski secara umum berjalan lancar, PPIH mencatat sejumlah catatan duka. Hingga pemulangan Kloter 1, tercatat 16 jemaah Embarkasi Makassar wafat di Tanah Suci. Rinciannya: 11 jemaah asal Sulawesi Selatan, satu Sulawesi Barat, dua Sulawesi Tenggara, satu Maluku Utara, dan satu Maluku.

Sementara dari Kloter 2, satu jemaah atas nama Ijuma H. Lompeng wafat pada 30 Mei 2026. Satu jemaah lainnya, Lanti Latief Abdullah, masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Dari total 16.728 jemaah dan petugas yang direncanakan, 22 calon jemaah belum dapat diberangkatkan karena sakit, hamil, wafat, atau menunda keberangkatan.

Bupati Sidrap Jemput Langsung di Pesawat

Kedatangan Kloter 2 terasa istimewa. Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, secara langsung menjemput jemaah hingga ke area pesawat—sebuah janji yang ia tepati saat melepas keberangkatan beberapa waktu lalu. “Alhamdulillah saya bisa menjemput langsung di pesawat. Ada yang mengira saya petugas bandara,” ujarnya disambut tawa jemaah yang tiba pukul 06.50 WITA.

Syaharuddin menilai tahun ini menjadi momen istimewa karena Kabupaten Sidrap untuk pertama kalinya dapat memberangkatkan dua kelompok terbang. “Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Tambahan kuota ini tidak lepas dari koordinasi baik antara pemerintah daerah dengan Kementerian Haji dan Umrah,” katanya.

Haji Bukan Sekadar Gelar, Tapi Amanah Moral

Di sela penyambutan, para pejabat dan petugas haji terus mengingatkan esensi sejati ibadah haji. Asisten I Pemprov Sulsel, H. Muh. Ishaq Iskandar, menegaskan bahwa predikat haji bukan sekadar gelar, melainkan amanah moral. “Haji mabrur adalah haji yang mampu menghadirkan kepedulian sosial dan akhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat,” kata Ishaq.

Sekretaris PPIH Debarkasi Makassar, H. Asa Afif, mengajak jemaah untuk merefleksikan perubahan perilaku. “Kalau sebelum berangkat ibadahnya biasa-biasa saja, setelah pulang haji semoga menjadi lebih baik. Yang biasanya mudah marah, semoga menjadi lebih sabar. Yang sebelumnya kurang peduli, semoga menjadi lebih dermawan,” pesannya.

Kloter 1: Jemaah Termuda 19 Tahun, Tertua 85 Tahun

Kloter 1 terdiri atas 391 orang—384 jemaah asal Kabupaten Soppeng, satu asal Kota Makassar, dan enam petugas. Jemaah termuda, Husnul Khulqy Akhwan, berusia 19 tahun, dan tertua, Halika Palecceng, 85 tahun. Jumlah jemaah lanjut usia mencapai 82 orang. Kloter 2 memberangkatkan 393 jemaah asal Sidrap, dan 391 di antaranya pulang. Seluruh jemaah yang tiba dinyatakan dalam kondisi sehat.

Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, yang hadir pada penyambutan Kloter 1, berharap para jemaah dapat menjadi panutan dan membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Dengan kepulangan dua kloter ini, PPIH Debarkasi Makassar terus bersiaga menyambut kedatangan kloter-kloter berikutnya.

Bagikan
Sumber: mediaindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks